Tanya Dokter

  • apakah saya terkena penyakit kelamin?

  •  Kevin2015
    Anggota

    Dokter,

    Baru-baru ini saya melihat detail penis saya tidak ada lesi/ luka di kulit penis , tapi ketika saya buka lubang kencing saya kok ada lapisan putih dan agak merah, saya sentuh coba pake tisu bersih langsung terasa perih dan merasa mual, kemudian saya kencing terasa perih , selama ini saya kencing tidak pernah melihat keluar nanah. Apakah saya terinfeksi penyakit kelamin, dok?

    saya dulu pernah melakukan test klamidia, hasil test Anti klamidia IGG borderline, Anti Klamidia IGM : non reaktif, yang saya mau tanyakan :Anti klamidia IGG borderline menunjukan arti apa? katakanlah saya positif/reaktif, apakah bakteri klamidia masih ada di dalam tubuh saya ?

    Terima kasih

    Kevin

    Halo,   Apa Anda sudah disunat? Bercak putih bisa diangkat dengan tissue? Untuk mengetahui apakah bercak putih yang Anda maksud maka pemeriksaan fisik akan perlu dilakukan oleh dokter. Bercak putih pada penis bisa mengindikasikan adanya :

    1. Infeksi jamur.
    2. Infeksi menular seksual = klamidia, gonore dll.
    3. Smegma = kotoran pada penis / frenulum (jika belum disunat) yang bisa berupa bercak putih. Bukan penyakit menular seksual namun bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jamur dan infeksi saluran kencing.
    4. Uretritis = peradangan pada uretra.
    5. dll.
    Pemeriksaan secara seksama kondisi penis Anda dan melakukan beberapa tes medis lain seperti tes urine dan tes darah akan membantu dokter untuk mengetahui penyebab bercak putih dan keluhan Anda yang lain. Dengan begitu maka pengobatan yang tepat bisa diberikan kepada Anda. Baca topik ISK dan Bercak putih pada penis. Baca artikel Infeksi saluran kemih dan Penyakit Menular seksual. Anti klamidia IgG borderline menandakan bahwa Anda pernah terinfeksi klamidia. Untuk mengetahui kondisi Anda sekarang tentunya akan diperlukan pemeriksaan ulang kembali. Memberi tahu kondisi Anda dengan hasil pemeriksaan lampau akan membuat hasil pemeriksaan menjadi tidak tepat. Chlamidia merupakan salah satu penyakit menular seksual dengan gejala nyeri saat BAK disertai cairan kental berwarna putih pada penis yang timbul setelah berhubungan intim tanpa pengaman dengan penderita chlamidia. Diagnosis bisa ditegakkan dengan pemeriksaan cairan lendir dan tes darah pada laboratorium. Klamidia <span style="line-height: 1.5;">bisa sembuh dengan pengobatan antibiotik yang tepat. Dan pencegahan bisa dilakukan agar tidak terjadi reinfeksi dengan cara menggunakan kondom dan berpantang seks bebas.</span> Semoga membantu.     dr. Yusi  

    Kevin2015  Kevin2015
    Anggota

    Terima kasih dr Yusi atas informasinya, saya sudah melakukan tes darah hsv1,hsv2,Anti Chlamidia, puji Tuhan hasilnya negatif semua, saya disarankan dokter untuk ambil test HIV lagi , karena sekitar 5 minggu lalu saya melakukan perbuatan resiko hubungan seks non anal dengan PSK menggunakan kondom,sialnya pada saat selesai hubungan kondom saya bocor, tp tidak bolong semua, Lusa hari setelah kejadian resiko saya sempat meriang satu hari, kemudian kelenjar ludah saya bengkak,3 hari udah sembuh karena minum antibiotik, berat badan saya turun 5 kg dalam 6 bulan, apa itu karena selama ini makan malam saya agak kurangin ?atau karena penyakit kelenjar ludah bengkak,krn bikin nafsu makan berkurang ? semoga bukan gejala HIV Dua minggu setelah kejadian resiko saya sudah melakukan test HIV CMIA di RS, hasilnya non reaktif, tiga minggu kemudian setelah kejadian resiko, perempuan PSK tsb juga melakukan test HIV Ag/Ab combo, hasilnya non reaktif, 1. Bagaimana dokter menilai resiko saya terkena HIV? 2. Bagaiman akurasi test HIV CMIA dengan test HIV Ag / Ab combo? 3. Jika saya positif HIV apa yang harus saya lakukan? 4. Bagaimana mengetahui KGB di ketiak dan leher bengkak? Saya sangat stress memikirkan kejadian ini, kerja tidak konsentrasi, kadang2 tidak bisa tidur dan sekarang kena asam lambung, Stress nya di pikiran dan badan harus menunggu 3 bulan untuk melakukan test final ,Saya bener2 khilaf dan tobat sama Tuhan mohon ampun, Buat teman2 yang baca hindari seks bebas meskipun pakai kondom,nikmat sesaat sengsara bisa jadi selamanya, Maaf kalau kepanjangan dok, Mohon dokter bisa membantu Terima Kasih Kevin

    Halo,   Resiko Anda terinfeksi akan selalu ada karena Anda memiliki riwayat berhubungan seks resiko tinggi. Walaupun Anda dan pasangan seks Anda melakukan pemeriksaan anti HIV dengan hasil non reaktif, namun karena pengecekan dilakukan saat masa jendela maka hasil pemeriksaan menjadi tidak valid dan bisa berubah. Karena itu pengecekan 3 bulan paska resiko tinggi perlu dilakukan. Tes HIV CMIA = Tes HIV Ag/ Ab Combo, jadi keduanya memiliki akurasi yang sama karena kedua tes ini adalah sama hanya memiliki nama / istilah berbeda saja. Jika Anda positif HIV maka Anda perlu melakukan pengobatan dengan obat antivirus dan melakukan pengecekan ulang serta kontrol terus menerus kondisi Anda. Pembengkakan KGB biasanya bisa diraba dengan adanya benjolan / massa di bagian pembengkakan tersebut.   Semoga memperjelas.   dr. Yusi

    Kevin2015  Gustrian
    Anggota

    mungkin kurang kebersihan aja mas

    Kevin2015  Kevin2015
    Anggota

    Terima kasih dr Lusi dan Gustrian sudah membalas keluhan saya, saya sudah test HIV di dua tempat berbeda setelah 3 bulan dan setelah 6 bulan, hasilnya non reaktif, saya akan melakukan test lagi di bulan 12 untuk konfirmasi    

    Kevin2015  setiawan
    Anggota

    izin bertanya mas kevin. terus keluhan waktu kencing perih itu penyakit apa yg mas alami?

    Kevin2015  Danielbambang1
    Anggota

    mas kelvin mungkin saya boleh tau mas kelvin kok tau kondomnya bocor dari mana ? apakah ketika selesai ejekulasi cairan sperma itu keluar dari kondom ? mohon jawabnya mas