Tanya Dokter

  • apakah saya terkena penyakit kelenjar getah bening?

  • Malam dok, saya ida umur 15 tahun. Sudah beberapa bulan yang lalu di belakang telinga kanan dan kiri dan leher bagian belakang muncul benjolan kecil.. waktu itu ke dokter katanya itu kelenjarnya baru ada infeksi.. Sampai saat ini masih ada.. trus saya baca artikel katanya gejalanya ada yg batuk tp gak ada hubungan nya sama flu atau pilek trus amandel nya susah untuk menelan.. kadang" saya sesak napas tiba".. saya mengalami itu dok.. terus saya harus bagai mana?

    Ida Kurnia Idkukar  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat sore, Beberapa penyebab benjolan leher pada anak adalah : * Limphadenopathy (pembesaran kelenjar getah bening), dapat disebabkan oleh infeksi (sering) atau

    Ida Kurnia Idkukar  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat sore, Benjolan di leher belakang bisa saja disebabkan akibat adanya infeksi baik di tonsil/amandel, gigi, telinga atau pada infeksi lain. Namun benjolan akan menghilang seiring dengan sembuhnya infeksi. Jika hingga berbulan-bulan benjolan tidak juga hilang, apalagi disertai gejala batuk-batuk dan sesak napas maka sebaiknya periksakan kembali benjolan tersebut, mungkin saja benjolan itu merupakan akibat infeksi tuberkulosis di kelenjar. Lebih baik segera periksakan ke dokter, agar kemudian diperiksa dan dilakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan dahak/sputum, rontgen paru serta biopsi jaringan benjolan jika diperlukan. Benjolan di leher dapat disebabkan oleh beberapa hal, tergantung pada lokasi tepatnya benjolan (leher bagian mana), berapa lama benjolan muncul, karakteristik perabaan benjolan, penyakit atau infeksi yang mendahului, serta adanya gejala lain yang menyertai. Penyebab dapat berupa akibat infeksi biasa (kasus tersering) atau akibat penyebab lainnya, dapat bahaya atau tidak bahaya. Maka sebaiknya segera periksakan ke dokter, dapat ke  dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorok (THT), agar bisa diperiksa secara langsung. Beberapa penyebab benjolan leher adalah :

    • Limphadenopathy (pembesaran kelenjar getah bening), dapat disebabkan oleh infeksi (sering) atau kanker, namun sering kali dikaitkan dengan infeksi, baik itu infeksi virus atau bakteri.
      • Infeksi, dapat terjadi di satu atau dua sisi leher, teraba lembek, dan mobile (bergerak), dapat bertahan selama beberap hari hingga beberapa minggu. Sering terjadi pembengkakan KGB pada infeksi tonsil, amandel, kelenjar liur, gigi, mulut atau telinga.  Dapat juga disebakan oleh infeksi tuberkulosis yang ditandai dengan gejala demam ringan, batuk lama, batuk darah, keringat malam hari, turun berat badan, tidak nafsu makan, dan adanya kontak dengan penderita TB.
      • Kanker, jarang terjadi pada anak atau usia muda, jenis yang tersering adalah limfoma, biasa terjadi generalisata atau menyeluruh di beberapa kelenjar getah bening lainnya, tidak hanya satu kelenjar, dan teraba keras dan padat.
    • Pembesaran tiroid
    • Pembesaran kelenjar liur (Parotitis)
    • Benjolan dari kulit, lemak atau jaringan lunak dibawahnya, seperti kista, lipoma atau kanker jaringan lunak (sarcoma)
    Anda dapat membaca lebih lengkap artikel mengenai Pembesaran Kelenjar Getah Bening dan Tuberkulosis