Tanya Dokter

  • Pemeriksaan laboraturium untuk sifilis

  •  Amira
    Anggota

    Saya sudah tes TPHA & VDRL hasilnya negatif. Saya melakukan tes setelah luka sembuh. Apakah itu menjamin saya tidak terkena siphilis?

    Apakah gonorhoe bisa kambuh meskipun tdk melakukan seks beresiko?

    Saya mengalami luka pada bibir vagina kemudian kulit dekat luka terasa agak menebal. Terasa ngilu sebelum timbul luka. Luka ini terjadi 2x dan sembuh sekitar 3 mingguan. Penyakit apa ini dok? Terimakasih

    Hai Amira Gejala sifilis pada fase awal (fase primer) yaitu munculnya luka seperti sariawan yang tidak disertai nyeri atau gatal, luka ini dapat muncul pada kelamin, rongga mulut, tangan atau tempat dimanapun pertama kali masuk bakteri treponema pallidum. Gejala sifilis fase awal ini muncul sekitar 3 minggu setelah kontak dengan faktor risiko misal berhubungan seksual, dan akan hilang dengan sendirinya sekitar 6 minggu, sering dikira terjadi penyembuhan padahal sebenarnya ini fase menuju fase kedua atau sifilis sekunder. Pemeriksaan VDRL dan TPHA adalah pemeriksaan serologi untuk mendeteksi riwayat penularan sifilis. Pemeriksaan ini justru semakin akurat pada saat gejala fase awal sudah hilang atau saat memasuki fase sekunder. Bila pada Anda hasil VDRL dan TPHA menunjukan hasil yang negatif kemungkinan gejala Anda bukan akibat dari sifilis. Penyakit gonore tidak menyebabkan luka pada kelamin. Pada wanita umumnya tidak bergejala apapun pada awalnya, namun bila tidak diobati lama kelamaan dapat menyebabkan gejala seperti keputihan, nyeri perut atau nyeri saat buang air kecil. Gonore dapat kambuh lagi terutama bila berhubungan seksual lagi dengan pasangan yang menularkan dan belum diobati, namun dapat juga kambuh tanpa hubungan seksual akibat dari kekebalan (sudah tidak mempannya) antibiotik terhadap bakteri gonore. Luka pada bibir vagina dapat disebabkan banyak hal, misal seperti infeksi bakteri, lecet akibat iritasi, herpes genital, dsb. Untuk mencari penyebabnya diperlukan pemeriksaan dengan melihat langsung oleh dokter. Informasi terkait dapat Anda baca pada artikel berikut ini: Sifilis Gonore Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william