Tanya Dokter

  • Keputihan jadi banyak setelah terapi abotil

  •  Tenny Saskia
    Anggota

    Hallo dok... sy mau bertanya. Awal mula sy mengalami keputihan yg berwarna coklat, sy panik dan sy langsung periksa ke dktr kndungan, utk pap smear. Tp stlh di periksa dktr bilang sy ga blm bisa melakukan pap smear karena di vagina sy byk jamur. Jd sy hrs melakukan terapi albotil. Sy ikuti kata dokter, setiap hr sy terapi ke dktr trsbt sampai 1 bulan. Stlh dktr bilang sdh bersih dr jamur, sy bisa utk pap smear. Menunggu hasil tes papsmear 2 minggu, sy tdk sabar dok. Dan selama sy terapi albotil keputihan sy jd byk sekali, ada lendir yg berwarna bening. Kadang lendir berwarna putih. Sebelum nya sy ga pernah keputihan sebanyak ini. Yg sy mau tanyakan, apakah sy terkena kanker dok?

    Hai,   Keputihan patologis/ abnormal adalah salah satu tanda terjadinya infeksi pada organ intim Anda. Keputihan tidak bisa menjadi tolak ukur apakah Anda mengidap kanker / tidak. Untuk pemastian diagnosa kanker seseorang harus melakukan pemeriksaan yang lebih akurat seperti papsmear, USG, CT SCAN dll. Adapun gejala dari Kanker serviks adalah :

    1. Perdarahan yang banyak/ terus menerus dari vagina , perdarahan saat coitus, perdarahan di antara menstruasi
    2. Cairan yang keluar dari vagina tanpa berhenti berwarna coklat /kemerahan.
    3. Penurunan berat badan.
    4. Perubahan pada pola buang air besar/ kecil
    5. BAK berdarah
    6. Nyeri pada perut/ punggung
    7. dll
    Karena Anda sudah melakukan pap smear, saran saya adalah menunggu dengan sabar hasil Anda sambil melakukan beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah :
    1. Tanyakan apakah masih perlu terapi albotil pada dokter Anda.
    2. Bersihkan vagina dari arah depan ke belakang dengan air suam kuku tanpa produk apapun.
    3. Hindari penggunaan panty liner
    4. Ganti celana dalam jika terasa basah
    5. Gunakan celana yang sedikit longgar dan berbahan katun.
    6. tanyakan dengan dokter Anda apa perlu penggunaan anti jamur untuk masalah keputihan Anda.
    Semoga bermanfaat.   dr. Yusi