Tanya Dokter

  • Apakah vaksin anti tetanus toxoid sama dengan vaksin rabies?

  •  Enyra
    Anggota

    Assalamu'alaikum...

    Siang dok.. Dok, saya saat ini sedang bekerja di HK. Kamis sore sewaktu sedang bersepeda, saya digigit anjing tetangga pada bagian *okong. ada 6 titik luka, 5 tidak terlalu dalam sedang 1 agak dalam. Anjing tersebut biasanya jinak tapi agresif jika ada orang yang jogging atau sepedahan. sepertinya anjing tersebut tidak ada tanda2 rabies. beberapa waktu sebelumnya, tante dan anak bos saya pernah digigit juga meski tidak sampai luka. saya langsung pulang menahan sakit, tapi sampai rumah tidak saya cuci dengan sabun dan air mengalir, hanya saya bersihkan dengan cairan sodium chloride dan kapas bersih lalu saya tutup dengan plester besar. tempo 5 jam saya baru diantar ke rumah sakit. disana saya mendapat suntikan ATT 1x dan pembersihan luka. beberapa waktu kedepan saya diwajibkan kembali ke RS untuk suntik A T T yang ke 2 dan ke 3. bos saya sudah melapor ke polisi (prosedur di HK) dan ke pemilik anjing. katanya anjing tersebut sudah pernah mendapat suntikan dan sampai 10 hari kedepan akan diikat dan diawasi.hari ini saya googling tentang rabies dan dikatakan bahwa siapapun yang tergigit anjing harus mendapat suntikan ATT dan anti rabies. tapi saya cuma mndapat suntikan ATT. menurut bos saya suntikan anti rabies hanya akan dilakukan jika anjing terbukti terkena rabies. saya sangat takut. peryanyaan saya apa perlu atau bisakah saya. meminta vaksin anti rabies meski nanti akhirnya anjingnya sehat? mohon maaf pertanyaan saya panjang. mohon jawaban dari dokter. terimakasih

    Halo,   Vaksin ATT (tetanus) tidak sama dengan Vaksin rabies. Vaksin tetanus adalah vaksin untuk mencegah infeksi tetanus akibat kuman anaerob Clostridium tetani yang bisa menyebabkan tetanus dan kematian. Sementara Vaksin rabies adalah vaksin untuk mencegah virus rabies menginfeksi dan menyebabkan kematian akibat rabies. Pada dasarnya pemberian vaksin rabies akan diwajibkan jika ternyata binatang tersebut positif mengidap rabies yang bisa dilakukan dengan mengetes adanya virus rabies dalam sistem saraf anjing tersebut. Jika ternyata anjing tidak memiliki rabies maka Anda tidak perlu vaksin rabies karena anjing tersebut tidak mungkin menularkan rabies kepada Anda tanpa memiliki virus rabies dalam tubuhnya. Anda bisa meminta vaksin rabies pada kondisi seperti :

    1. Anda bekerja berkaitan dengan binatang pembawa virus seperti dokter hewan, penjaga kebun binatang, penjaga hewan dll.
    2. Anda akan pergi ke daerah yang endemis dengan rabies.
    3. Anda digigit oleh binatang yang positif terinfeksi rabies.
    Konsultasikan dengan langsung kepada dokter yang merawat Anda. Pemberian vaksin tentunya akan dipertimbangkan karena memiliki untungan dan kerugian masing masing yang perlu untuk disesuaikan dengan kondisi Anda. Baca Rabies Semoga membantu.   dr. Yusi