Tanya Dokter

  • Keamanan konsumsi meloxicam bagi ibu hamil

  • Malam dok, saya Alif Saya saat ini hamil usia kandungan baru 7 minggu, akan tetapi saya muncul flek akhir akhir ini, lalu saya periksa ke dokter dan d vonis kandungan lemah, oleh dokternya diberi arined meloxicam, akan tetapi setelah minum obat ini saya rasa perut saya malah sakit dan keluar flek lumayan banyak. Ini tadi saya cari di pencarian google mengenai obat ini ko tidak boleh di konsumsi ibu hamil? Sebenarnya arimed meloxicam obat apa dok? Apa aman di konsumsi ibu hamil? Lalu kira kira apa ada obat penguat kandungan yang aman dok?

    Hallo Ibu Alif

    Meloxicam merupakan suatu obat nyeri dan peradangan yang bekerja dengan cara menekan produksi hormon yang berperan dalam timbulnya proses peradangan dan nyeri.

    Obat ini butuh pertimbangan khusus jika diberikan pada Ibu hamil, menurut Federal Drugs Administration (Badan pengawas obat dan makanan) Amerika serikat, Meloxicam termasuk kedalam kategori C jika diberikan bagi Ibu hamil, namun jika diberikan pada usia kehamilan yang sudah memasuki trimester ketiga obat ini termasuk kedalam kategori D

    * C = belum ada bukti yang cukup bahwa hasilnya aman ataupun berbahaya bagi kesehatan manusia, namun pada percobaan yang dilakukan terhadap hewan menimbulkan efek samping terhadap janin

    * D = Sudah ada bukti bahwa obat ini berpotensi menimbulkan efek samping terhadap janin, namun penggunaannya masih bisa dipertimbangkan apabila manfaat dari obat ini jauh lebih besar dari pada risiko yang ditimbulkan.

    Meloxicam bukanlah obat penguat kandungan, pemberian obat ini meskipun termasuk kategori C bahkan D, masih dipertimbangkan diberikan apabila memang manfaatnya jauh lebih besar.

    Tentunya dokter yang memeriksa Anda mempunyai alasan memberikan sehingga beliau mempertimbangkan pemberian obat tersebut, jika ragu Anda bisa segera kembali kontrol ke dokter kandungan untuk dilakukan pengkajian kesehatan kembali, untuk memastikan kondisi kesehatan Ibu dan janin sehat, pertimbangan boleh tidaknya meneruskan pengobatan ataupun mengganti jenis obat ditenntukan berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi Anda.

    Ibu hamil sebaiknya membatasi penggunaan obat-obatan kecuali atas pertimbangan klinis dari dokter, karena banyak obat-obatan yang berisiko terhadap kesehatan janin maupun ibu hamil itu sendiri, jadi konsumsi obat penguat kandungan pun sebaiknya hanya setelah melalui pertimbangan klinis dari dokter.

    Semoga bermanfaat

    dr. Arnold