Tanya Dokter

  • Penanganan penyakit asma

  •  anonymous
    Anggota

    pak/bu Dokter ... apa asma merupakan pnyakit karna ssuatu atau bawaan/kturunan ?

    apa gejala/ngidap nya sejak lahir atau remaja/dewasa ?

    apa pnderita boleh sering minum Dingin/es ? (krn tak ada d artikel yg sy bc)

    tindakan apa yg hrs diambil saat br mendapati penderita sdg menderita asma akut namun RS/klinik jauh ?

    Terima kasih Dokter ...

    Hai, Apakah diagnosa asma Anda telah ditegakkan oleh Dokter? Asma merupakan kondisi hiperreaktivitas (sensitif) saluran napas kronis (menahun) yang ditandai dengan penyempitan saluran napas reversibel (bisa kembali seperti semula). Asma merupakan penyakit keturunan yang biasanya juga disertai dengan bawaan alergi, seperti rinitis alergi dan alergi kulit bawaan (dermatitis/eksim atopik). Gejala bisa saja muncul saat anak maupun dewasa, dan seringkali yang timbul saat dewasa lebih sulit ditangani ketimbang asma masa kanak. Gejala asma biasanya timbul apabila ada pencetusnya. Faktor pencetus meliputi penyakit infeksi, stress, kelelahan fisik, faktor pekerjaan, paparan debu, olahraga, paparan alergen (zat yang memicu alergi) dan sebagainya. Sejauh ini konsumsi makanan dingin belum dianggap sebagai faktor pencetus asma, meskipun kondisi dingin (yi. suhu lingkungan) memang bisa berpotensi mencetuskan asma. Penanganan serangan asma meliputi pemberian obat pelebar saluran napas dan oksigen. Obat ini biasanya diberikan dalam bentuk puff hirup (mirip semprotan) atau mesin nebulizer (penguap). Mesin nebulizer banyak tersedia di toko obat dan biasanya para pengidap asma dianjurkan untuk memilikinya guna berjaga-jaga bila ada halangan untuk ke tempat layanan kesehatan. Tanpa pengobatan yang memadai, sesak napas yang terus menerus dan kondisi kekurangan oksigen akan membuat penderita semakin cemas, yang semakin memperumit serangan asma. Bila dibiarkan terus, dapat terjadi pengempisan paru (atelektasis) dan bahkan kematian. Sebaiknya penderita asma yang belum terkontrol benar diyakinkan untuk memiliki akses ke layanan kesehatan yang memadai atau dirawat sampai kontrol asma menjadi baik. Gejala serangan asma meliputi sesak napas mendadak, kesulitan membuang napas disertai bunyi mengi (suara tinggi melengking) saat membuang napas. Kondisi sesak sendiri dapat disebabkan berbagai hal selain asma, misalnya infeksi TBC, penyakit jantung, serangan panik, kanker paru dan sebagainya. Oleh sebab itu, hindari mendiagnosis sendiri kondisi yang dialami dan konsultasikanlah pada Dokter bila ada gejala yang mengkhawatirkan. Dokter akan melakukan penggalian riwayat dan pemeriksaan fisik serta meminta pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan dahak, uji fungsi paru dan foto Roentgen dada bila dirasa perlu. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma