Tanya Dokter

  • Setelah makan selalu BAB

  •  Fajar Saputra
    Anggota

    Dok, saya mau tanya... Akhir" ini setiap setelah makan, sekitar 10 menit kemudian pasti BAB.. Apa sebab? Dan mohon solusinya? Trima kasih

    Hai, Refleks BAB dapat dipengaruhi oleh waktu kebiasaan BAB (mis. pagi atau malam, berjongkok, duduk, dsb.), gerakan mengunyah dan kinerja lambung saat ada makanan. Selain itu, refleks BAB juga bisa dirasakan bila terdapat cukup banyak timbunan di dalam isi usus (mis. banyak sisa proses pencernaan atau tumor). Kesimpulannya, hal tersebut adalah wajar karena sesuai dengan faal tubuh kita. Adapun hal-hal yang perlu Anda waspadai adalah bila:

    • Terdapat riwayat mengonsumsi napza, beberapa golongan obat napza dapat menyebabkan perubahan pola BAB
    • Terdapat darah/lendir pada tinja
    • Tinja hitam legam tak berbentuk seperti ampas kopi
    • Tinja encer cair / keras berbutir-butir hitam seperti kotorang kambing
    • Terdapat perubahan pola BAB yang mendadak, drastis dan berulang; misalnya hari pertama keras, keesokannya encer cair, keesokannya berhenti hingga 2 hari kemudian, diikuti tinja encer cair dan kembali keras, dst.
    • Terdapat benjolan perut yang letaknya terkesan di organ dalam
    • Penurunan berat badan mendadak tanpa alasan yang jelas (mis. makan semakin lahap, namun berat badan menurun)
    Apabila Anda mengalami salah satu hal di atas, pastikan Anda berkonsultasi segera dengan Dokter Anda untuk menyingkirkan diagnosa kanker usus dan berbagai diagnosa penyakit lainnya seperti hipertiroid, radang usus, dan sebagainya. Untuk mendiagnosa penyakit-penyakit usus, biasanya dibutuhkan pemeriksaan darah, tinja dan endoskopi (peneropongan ke dalam usus dengan alat khusus). Tips berikut mungkin membantu:
    • Makan makanan yang mudah diserap (biasanya yang rendah serat), misalnya nasi tim, bubur atau daging cincang
    • Kelola stress dengan baik; keadaan stress juga dapat menganggu pola BAB
    • Hindari menggunakan NAPZA, beritahu Dokter Anda bila Anda pengguna NAPZA, terdapat tim khusus kesehatan yang dapat menangani ketergantungan obat
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma