Tanya Dokter

  • BAB cair dan berlendir kekuningan pada anak usia 7 bulan

  • Hallo dok,dok..anak sya umur 7bln,bab anak sya cair sprti air dan berlendir warna nya pun kuning pucat.kira-kira anak sya sakit apa dok,dan pengobatan nya hrus bagaimna?berbahaya tidak ya dok? Terimakasih
    Retno Beby Ayank  Tim Alodokter
    Dokter

    Halo Ibu Retno, terima kasih atas pertanyaannya. 

     

    Ganggun BAB pada bayi memang sering meresahkan orang tua, terutama jika gangguan tersebut baru pertama kali terjadi. Saluran pencernaan bayi bekerja berbeda dengan orang dewasa. Gerakan usus pada bayi usia kurang dari setahun masih belum sempurna, oleh karena itu orang tua diminta untuk mengikuti panduan makan pada bayi. Gangguan BAB dengan frekuensi lebih sering dari biasanya dan konsistensi cair disebut Diare. Diare pada bayi bisa disebabkan oleh:

    1. Infeksi virus, bakteri, dan parasit

    2. Keracunan makanan

    3. Terlalu banyak mengonsumsi buah

    4. Alergi terhadap makanan, obat, atau susu

    5. dll

    Kondisi bayi Anda saat ini kemungkinan besar disebabkan oleh makanan yang diberikan tidak cocok atau terkontaminasi oleh kuman. Meskipun demikian, kondisi lain juga bisa dialami oleh bayi Anda. Untuk memastikannya sebaiknya bawa bayi Anda ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut dan diberi penanganan yang tepat.

    Pada diare, penting juga orang tua untuk mengenali tanda-tanda dehidrasi pada bayi. Berikut tanda-tanda bayi Anda mengalami dehidrasi berat:

    1. Kesadaran menurun atau bayi terlihat mengantuk meskipun dibangunkan. 

    2. Bayi tidak mau minum.

    3. Tidak mengeluarkan air mata saat menangis.

    4. Frekuensi BAK semakin jarang, warna BAK kuning pekat. 

    5. Kelenturan kulit berkurang, kulit bayi terlihat kering. 

    Jika terdapat tanda-tanda dehidrasi berat di atas pada bayi Anda, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

    Tindakan sederhana yang membawa manfaat besar yang dapat Anda lakukan pada bayi Anda adalah:

    1. Memberikan banyak cairan, jika anak Anda diberi ASI maka susui anak Anda sebanyak yang ia inginkan terutama setiap selesai BAB. Jika bayi minum susu formula, encerkan atau tambahkan air pada susu formula. Jika memungkinkan ganti susu formula dengan susu bebas laktosa hingga diarenya berhenti. 

    2. Jika anak Anda sudah berusia di atas enam bulan dan sudah diberi MPASI, maka berilah MPASI dengan memerhatikan kebersihannya sebelum dikonsumsi oleh bayi Anda. 

    3. Hindari memberikan jus dan minuman berkarbonasi pada bayi Anda.

    4. Berikan oralit bersamaan dengan ASI atau susu formula, MPASI.

    5. Kenali tanda-tanda bahaya terutama dehidrasi. Jika tanda dehidrasi berat belum terjadi pada bayi Anda tetapi Diare terus berlangsung dan anak Anda terlihat rewel segera periksakan bayi Anda ke dokter. Jaga suhu tubuh bayi Anda agar tetap hangat. 

    6. Jaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh bayi dan mempersiapkan makanan untuk bayi Anda.

    7. Berusaha agar tetap selalu tenang. 

    Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat membaca artikel terkait Menangani Diare pada Bayi. Semoga bermanfaat, dr. Lusy.