Tanya Dokter

  • BAB keras dan berdarah saat hamil

  • Dok saya mau nanya sore tadi saya BaB tapi..susah keluar..sya jadi mengedang supaya Feses sya keluar tapi kok susah sekali yah soalnya feses nya keras.trus sya coba mengedang tapi yg keluar malah..darah berwarna merah mudah Saya langsung panik karna sya fikir darah nya keluar dari jalan lahir saya soalnya saya hamil 2 bulan dok...ternyata dari pantat sya.sya jadi takut untuk BAB lalu saya coba BAB lagi...darah.nya sudah berwarna coklak kehitaman.mungkin krn sdh peecampur dengan Feses..darah nya banyak..lagi dok... Trus apa yang saya lakukan itu masoh wajar atau apa dok....apa sya lanjutkan saja BAB nya walaupun darah.y keluar

    Hai Jusmawati,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Saat hamil, banyak wanita memang mengalami kesulitan buang air besar (konstipasi). Penyebabnya terutama karena penekanan rektum oleh janin yang semakin membesar. Di samping itu, perubahan hormonal saat hamil yang secara tidak langsung menyebabkan relaksasi otot halus di dinding saluran pencernaan juga turut memicu keluhan ini.

    Feses yang mengandung darah setelah konstipasi mungkin diakibatkan oleh wasir atau fissura ani. Wasir (hemorrhoid) terjadi ketika pembuluh darah vena di anus atau rektum bagian bawah mengalami pembengkakan dan pecah. Sedangkan fissura ani terjadi ketika dinding anus atau rektum bagian bawah mengalami robekan akibat gesekan dengan feses yang terlalu keras.

    Di samping feses berdarah segar, kedua kondisi di atas bisa juga muncul disertai keluhan lain, misalnya:

    • Wasir, bisa juga menimbulkan benjolan di anus, nyeri, atau gatal
    • Fissura ani, bisa juga menimbulkan rasa panas yang sangat hebat di anus terutama saat feses berkonsistensi keras

    Selain karena wasir dan fissura ani, ada juga beberapa kondisi lain yang bisa menyebabkan munculnya darah di feses, di antaranya yakni:

    • Fistula ani (saluran abnormal yang menghubungkan antara anus dengan kulit bagian luar)
    • Tukak lambun
    • Tukak duodenum
    • Pecah varises esofagus
    • Disentri, dan sebagainya

    Kami sarankan, Anda memeriksakan langsung keluhan Anda ke dokter spesialis kandungan ya.. Dokter biasanya akan melakukan inspeksi langsung ke area anus untuk menilai kemungkinan penyebabnya. Jika perlu, mungkin juga dokter akan menganjurkan Anda menjalani pemeriksaan penunjang, sepetri kultur tinja atau endoskopi.

    Sementara itu, sebaiknya Anda jaga kebersihan anus dan organ intim Anda dengan baik. Tidak lupa, cegah konstipasi dengan cara berikut:

    • Perbanyak minum
    • Perbanyak makan sayur dan buah
    • Aktif bergerak
    • Jangan stres atau cemas berlebihan
    • Jangan biasakan menahan hasrat untuk BAB

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah