Tanya Dokter

  • Sering BAB dan mencret

  •  ervina
    Anggota

    Saya 17th.berat badan 47.tinggi 155 Awalnya saya sakit maag saat kelas 5sd lalu berlanjut sakit lambung saat kelas 2 smp hingga saat ini masih suka kambuh. Saat bulan akhir bulan mei tahun ini (kelas 2 sma) , saya kambuh maag sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya karena muntah 3 kali dalam 1 malam. Pertama muntah berwarna coklat dari sisa makanan , kedua nasi beserta cairan bening aga kental dan semu pahit, ketiga muntah cairan hijau aga bening dan sangat pahit. Lalu saya langsung berobat kedokter terdekat dan di beri obat muntah,antasid,antibiotik sehari3x,dan ranitidin.setelah itu berangsur membaik. Namun saat hari ketujuh bulan puasa (25juni) saya mengalami buang air mencret dan sering, saya abaikan karena saya pikir dengan mengonsumsi wortel dan buah buahan serta madu bisa mengobati mencret namun hal ini menjadi menghawatirkan ketika bab itu masih mencret padahal bulan puasa sudah berakhir dan sampai saat ini masih dok. tubuh saya semakin lemas dan mudah lelah,suara juga jadi habis, perut juga sering sakit, sering mual mual dan pusing ditambah bab terkadang disertai darah, saya juga kadang demam kalau telat makan dan kelelahan sedikit . Saya konsultasi lagi ke dokter yang berbeda, tapi cuman diberi obat antibiotik sehari2x dan biodiar 630mgdi tes feses, hasilnya kadar leukosit 9-15 dan eritrosit 1-2 dan yanglainnya normal. Tapi saya belom mengerti sebenarnya saya sakit apa yah dok? Apakah dari lambung atau dari usus atau yang lainnya?

    ervina  ervina
    Anggota

    Dokkter please jawaaabb donk..

    ervina  dr. Rico N
    Dokter

    Halo Ervina, Secara umum kondisi yang kamu alami disebut sebagai diare /gastroenteritis (gastro = lambung ; enteral = usus ; itis = radang). Jika berlangung mendadak disebut akut, jika lama (>2 minggu) disebut kronik. Diare yang kamu alami sudah 1 bulan, berarti sudah cukup lama. HAsil feses abnormal, yakni leukosit/sel darah putih 9-15 (nilai normal leukosit 1-2/LPB). Gambaran ini, disertai dengan BAB yang kadang berdarah dapaat disebabkan oleh :

    • Infeksi --> diare disertai darah merupakan disentri
      • infeksi shigella / shigellosis / disentri basiler
      • salmonelosis / tifus; terutama jika disertai demam naik turun
      • diare akibat E. coli invasif, campilobacter, yersinia
      • parasit : amubiasis/infeksi amuba, giardiasis
    • Non-infeksi
      • penyakit radang usus : chron disease, kolitis ulseratif
      • malabsobsi, misalnya penyakit celiac (seringkali karena alergi terhadap gluten)
    Jika setelah berobat, terutama jika setelah diberikan antibiotika diare berdarah anda masih belum membaik sebaiknya periksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. diare radang usus demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. dr. Rico Novyanto