Tanya Dokter

  • Penyebab bayi susah bab

  • Ass dok.... Baby saya 4 bulan minum sufor dari lahir karna asi saya tidak mencukupi dan itu pun hny 1 bulan... dah skrg sudah full sufor. akhir2 ini dia susah bab dok,, dan klo bab konsistensinya keras sehingga bab nya tidak bnyk... Bagaimana cara mengatasinya yaa dok... saolnya selama ini tidak ada masalah dngn sufor yg sma

    Waalaikumsalam wr. wb. Rangkuti,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Sulit buang air besar (BAB) pada bayi yang mengkonsumsi susu formula memang merupakan keluhan yang kerap terjadi. Sebaik apapun susu formula, tidak akan mampu menandingi kualitas ASI (air susu ibu). Hal ini dikarenakan saluran pencernaan bayi yang masih belum sempurna layaknya orang dewasa. Karenanya, pemberian makanan atau minuman tambahan selain ASI yang terlalu dini berpotensi menyebabkan bayi mengalami gangguan BAB, bisa diare, namun bisa juga konstipasi.

    Sebaiknya, Anda amati, apakah anak Anda mengalami tanda bahaya berikut:

    • Sulit BAB hingga lebih dari 2 minggu
    • Tidak BAB dan tidak buang angin sama sekali dalam 2 hari
    • Perut keras, kembung
    • Kolik (nyeri perut), umumnya ditandai dengan bayi yang menjadi rewel, sering mengeliat, mengangkat kakinya, sambil meringis kesakitan

    Apakah ada salah satu atau lebih tanda bahaya di atas pada anak Anda? Jika ada, sebaiknya Anda memeriksakan langsung anak Anda ke dokter ya.. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan penunjang, misalnya laboratorium atau USG guna menentukan kemungkinan adanya suatu penyakit, misalnya tumor saluran cerna, itususepsi, divertikulitis, penyakit Crohn, dan sebagainya.

    Namun, jika tidak ada tanda bahaya di atas, umumnya kondisi sebagaimana yang anak Anda alami tidaklah berbahaya. Untuk membantu melancarkan BAB-nya, sebaiknya Anda lakukan tips berikut:

    • Sebisa mungkin, lakukan relaktasi (menyusui ASI kembali) hingga bayi berusia 2 tahun demi kebaikan anak Anda. Caranya:
      • Sering-sering menyusui bayi secara langsung dari payudara
      • Stop penggunaan dot, ganti dengan cupfeeder atau sendok
      • Secara perlahan, kurangi frekuensi dan volume pemberian susu formula
      • Untuk meningkatkan produksi ASI, perbanyak minum, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, jangan stres, dan kosongkan payudara Anda setiap 2 jam sekali (bisa dengan menyusui langsung atau memerahnya)
    • Ajak anak untuk aktif bergerak dan beraktifitas
    • Belajar lakukan pijat bayi untuk melancarkan saluran pencernaannya
    • Hindari pemberian obat pencahar sembarangan pada bayi tanpa saran dokter

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah