Tanya Dokter

  • Mengatasi panik dan tubuh terasa lemah

  • Malem dok, saya mau cerita, saya selama tiga hari mengalami kepanikan yg luar biasa, seperti menangis, kepikiran, takut, mual, badan bergetar, dan sesak nafas. Dan di hari ke 4 pikiran saya malah tidak karu"an dok seperti, takut tidak bisa sembuh, takut keluar rumah, terus badan terasa lemas kayak tidak punya semangat hidup. Kira - kira saya kena sakit apa ya dok ? Mohon pencerahannya dok. Terima kasih

    Halo Dika......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Kondisi yang Anda alami saat ini kemungkinan mengarah ke yang dalam dunia medis disebut sebagai gangguan kecemasan, dimana hal ini merupakan suatu kondisi psikologis ketika seseorang mengalami rasa cemas atau takut berlebihan secara konstan dan sulit untuk dikendalikan, sehingga berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-hari.

    Berikut ini beberapa gejala yang mungkin muncul ( selain timbulnya rasa ketakutan ), jika seseorang menderita gangguan kecemasan, diantaranya adalah : kurangnya rasa percaya diri, sulit tidur, menjadi mudah marah, badan bergetar, stress, jantung berdebar, sulit berkonsentrasi, sesak nafas, badan terasa lelah dan lemas, menjadi penyendiri, pusing, kesemutan, sakit perut atau kepala.

    Cobalah atasi keadaan ini terlebih dahulu dengan cara melakukan pola hidup sehat, seperti : kelola gangguan psikologis sepeti cemas/ depresi/ stress, makan makanan yang sehat dan bergizi tepat waktu, minum air putih minimal 2 Liter perhari, olahraga teratur sesuai dengan kemampuan, tidur dan istirahat yang cukup, stop merokok dan jangan minum minuman keras, perbanyak makan buah dan sayur, olahraga teratur sesuai dengan kemampuan.

    Jika setelah melakukan pola hidup sehat kondisi yang Anda alami masih saja terjadi dan semakin memburuk, maka kami menyarankan segeralah menemui dokter, dan mendiskusikan masalah ini, sehingga Anda dapat dilakukan serangkaian penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    @dr.jati