Tanya Dokter

  • Bagus tidak jika minum obat pereda nyeri setiap menstruasi

  •  yunita aini
    Anggota

    Hallo dok, saya mau tanya. setiap menstruasi terkadang saya suka merasakan nyeri yang sakit. kalo ga bisa ditahan sakitnya, saya selalu mengkomsumsi obat spasminal untuk meredakan nyeri dan itu hampir saya komsumsi setiap hari pertama mens. kira-kira bagus atau tidak jika selalu mengkomsumsi itu setiap menstruasi ? mohon pencerahannya, makasih

    Halo yunita,

    Setiap wanita yang sedang menstruasi pada umumnya mengalami nyeri haid. Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah nyeri haid tersebut termasuk normal atau perlu diwaspadai lebih lanjut. Nyeri haid dikenal dengan dismenore dalam bahasa medis. Dismenore yang normal, dikenal juga dengan dismenore primer, memiliki ciri-ciri berikut:

    Dismenore primer disebabkan oleh zat prostaglandin yang diproduksi tubuh yang menyebabkan rahim berkontraksi untuk mencegah perdarahan yang banyak. Biasanya nyeri ini dirasakan pada hari-hari pertama menstruasi ketika kadar zat ini tinggi dan nyeri akan berkurang seiring dengan berkurangnya kadar zat ini. Nyeri ini dirasakan sebagai kram perut, terasa terus menerus pada perut bagian bawah yang menjalar ke pinggang atau paha, dan berlangsung selama 48-72 jam setelah menstruasi dimulai.

    Selain dismenore primer, ada juga dismenore sekunder, yaitu dismenore yang disbebabkan oleh adanya gangguan pada organ reproduksi wanita. Ciri-cirinya adalah:

    • dismenore mulai muncul pada umur 20-30 tahun, sebelumnya nyeri ini tidak muncul
    • adanya menstruasi yang banyak atau tidak teratur
    • berkaitan dengan kemandulan
    • tidak mereda dengan obat pereda nyeri
    • berkaitan dengan nyeri ketika berhubungan seksual
    • berkaitan dengan keputihan yang tidak normal

    Beberapa penyebab dismenore sekunder adalah: fibroid rahim/ miom, endometriosis, adenomiosis, dan radang panggul.

    Jika nyeri ini tidak parah, Anda boleh saja menangani sendiri di rumah misalnya dengan meminum obat pereda nyeri seperti parasetamol atau obat antiradang non steroid seperti ibuprofen atau obat yang Anda minum. Selain itu, Anda dapat mencoba melakukan kompres hangat pada perut yang sakit, mandi air hangat, melakukan pijatan lembut pada perut, atau mengkonsumsi suplemen untuk mengurangi nyeri (vitamin E, asam lemak omega 3, vitamin B1, vitamin B6, dan magnesium).

    Namun, jika sakit ini tidak mereda dengan obat pereda nyeri atau bertamabh buruk, silakan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

    Semoga membantu.

    Dr. Aloisia