Tanya Dokter

  • bahaya pembengkakan kelenjar getah bening.

  • ass... dokter saya remaja berumur 16 tahun. waktu umur saya sekitar 13 tahun saya pernah mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh(kepala,lutut,leher,selangkanga) ,banyak sekali,di sertai sakit jika di sentuh/di pencet,demam dan pusing. setelah sebulan berobat saya sembuh. tapi setelah itu sering ada benjolan itu lagi tapi tidak banyak hanya satu atau dua, di leher atau selangkangan paha. apakah itu berbahaya dok. apakah termasuk kanker. mohon di bantu dokter.

    Hai, Kelenjar getah bening merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh manusia. Kelenjar getah bening dimiliki oleh setiap orang, berbentuk seperti kacang dan tersebar di seluruh tubuh. Pembengkakan pada kelenjar getah bening sering ditemukan pada daerah kepala, leher, ketiak, dan paha. Kelenjar getah bening dapat membengkak karena berbagai macam sebab, diantaranya :

    1. infeksi lokal - infeksi pada organ di sekitar lokasi kelenjar getah bening, contohnya infeksi pada telinga, hidung dan tenggorokan pada pembengkakan kelenjar di leher
    2. infeksi lain - seperti infeksi tuberkulosis maupun virus HIV
    3. penyakit autoimun - seperti lupus dan rheumatoid arthritis
    4. kanker - baik kanker kelenjar getah bening maupun penyebaran kanker dari tempat lain
    5. dan lainnya
    Pembengkakan kelenjar getah bening yang disebabkan oleh infeksi biasanya akan cenderung menghilang ketika infeksi telah reda. Berikut merupakan tanda-tanda pembengkakan kelenjar getah bening yang sebaiknya Anda waspadai karena mungkin didasari oleh penyebab yang cenderung lebih serius :
    • kelenjar keras saat ditekan
    • terus membesar secara perlahan
    • membengkak pada saat kondisi tubuh sedang segar bugar
    • bengkak lebih dari 2 minggu
    • penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
    • bengkak menyebabkan sulit menelan dan bernafas
    Untuk memastikan apa yang menjadi penyebab dari pembengkakan kelenjar getah bening yang Anda alami, maka sebaiknya Anda kembali menemui dokter secara langsung. Selain menanyakan lebih detil mengenai riwayat keluhan yang Anda alami, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang medis yang dibutuhkan, seperti lab darah, x-ray dan biopsi jaringan kelenjar. Penanganan yang diberikan oleh dokter akan disesuaikan dengan apa yang ditemukan menjadi penyebab pembengkakan tersebut. Berikut merupakan beberapa hal yang Anda dapat lakukan untuk membantu meredakan gejala yang Anda alami :
    • istirahat yang cukup
    • kompres dengan menggunakan air yang dibasahi air hangat pada daerah kelenjar yg nyeri
    • konsumsi pereda rasa nyeri yang dijual bebas di apotek, gunakan sesuai dengan petunjuk penggunaan
      Semoga membantu, dr. Dian Paramitasari