Tanya Dokter

  • Sering buang air kecil dan terasa perih

  • hai dokter… aku vina aku sering buang air kecil.. pas buang air kecil perih… tempat buang air kecil sakit.. pas sudah buang air kecil ,aku merasa ingin buabg air kecil lagi,padahal tidak pengen buang air kecil… miss v merasa tidak nyaman,dan merasa ada sesuatu gt… ntah dilubang miss v atau di tempat buang air kecil nya… kadang kalau pas buang air kecil g perih.. tapi miss na masih tidak nyaman. aku sudah alami ini da 1 bulan lebih dokter… sudah cek urine dan sudah dikasih antibiotik tapi tidak sembuh sembuh… sudah cek dokter kandungan dan dikasih antibiotik juga tidak sembuh sembuh…. tapi masih sering buang air kecil… pas buang air kecil pedih…. tempat buat buang air kecil sakit…. kadang baru buang air kecil….bentar saja rasa nya mau buang air kecil lagi…. padahal tidak pengen buabg air kecil… miss v aku tidak nyaman banget …. sudah makan antibiotik banyak au…tapi gak sembuh… kata dokter nya si infeksi... hari itu dokter nya bilang suruh aku suntik..tapi aku tidak mau karena takut... jadi menurut dokter lebih baik disuntik atau gimana jadi aku harus gimana donk dokter…

    Hai,   Keluhan nyeri saat BAK disertai rasa tidak nyaman pada organ intim bisa jadi merupakan tanda infeksi pada organ intim atau saluran kencing Anda. Selain infeksi penyebab nyeri BAK antara lain adalah :

    1. Trauma / iritasi pada uretra (uretritis)
    2. Batu saluran kemih
    3. Hipersensitif kandung kemih
    4. Tumor kandung kemih
    5. Gangguan saraf pada kandung kemih
    6. Kista ovarium
    7. Stress
    8. dll
    Jika Anda telah melakukan cek urin dan berkonsul dengan dokter spesialis maka Anda bisa menanyakan secara detil mengenai kondisi dan penyebab keluhan Anda. Jangan lupa untuk rajin kontrol jika masih memiliki keluhan yang sama kepada dokter agar penanganan bisa dilanjutkan dengan lebih optimal. Jika dengan penanganan antibiotik dll masih belum mengalami perbaikan maka mungkin diperlukan pemeriksaan secara menyeluruh dan seksama seperti tes darah, tes urin lengkap, USG, CT SCAN atau MRI jika perlu. Pemilihan terapi biasanya akan disesuaikan dengan kondisi pasien, tanyakan secara detil mengenai keuntungan dan kerugian dari penyuntikan obat. Jika memang cara ini merupakan cara terbaik, selama diawasi dan dilakukan dalam pengawasan dokter maka Anda bisa mencoba mempertimbangkan metode pengobatan ini. Hindari menahan pipis, banyak konsumsi air putih dan kurangi kafein, minum obat sesuai anjuran dokter dan hindari melakukan pengobatan sendiri, jaga kebersihan organ intim Anda dengan tepat serta kontrol keluhan Anda. Baca topik Nyeri saat BAK. Semoga bermanfaat.   dr. Yusi