Tanya Dokter

  • Penyakit dengan gejala batuk, sulit napas, sakit dada, dan sakit kaki

  •  Etri Suryanti
    Anggota
    Salam dok. Saya mulai batuk desember 2015 saya brobat bulan april 2016 dirontgen hasilnya kp aktif. saya diberi obat TBC tanpa cek dahak. Sya minum obat TBC selama 2 minggu. Setelah itu saya pindah dari garut ke palembang. Saya mulai batuk lagi november 2016 saya berobat dan cek dahak negatif TBC. Di rontgen katanya saya sakit bronchitis. Ada dokter yg bilang asma dan batuk alergi. Saya bingung dok. Sekarang saya sakit lagi gejalanya batuk, berdahak, nafas agak sulit, sakit dada, flu terus, pusing, demam ringan setiap sore menjelang maghrib, dan kadang kaki saya suka sakit pernah sampai tdk bisa jalan. Pertanyaannya saya sakit apa dgn gejala diatas dan apa yg harus saya lakukan dan tidak saya lakukan?

    Hai Etri Suryanti,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Mendiagnosis suatu penyakit memang memerlukan pemeriksaan secara menyeluruh, dimulai dari wawancara secara mendalam (anamnesis), pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang, seperti laboratorium, rontgen, atau lainnya.

    TBC adalah sebutan bagi infeksi kuman Tuberkulosis. Infeksi ini bisa mengenai berbagai sistem organ, termasuk paru-paru. TBC paru bisa memiliki gejala bervariasi, di antaranya yakni:

    • Batuk kronis (lebih dari 2 minggu), bisa juga disertai dahak yang kekuningan atau berdarah
    • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
    • Demam ringan
    • Keringat berlebih terutama di malam hari
    • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau ketiak
    • Sesak, nyeri dada
    • Mudah lelah, dsb

    Untuk menegakkan diagnosis, dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, dibantu dengan pemeriksaan rontgen, dahak, dan/ atau laboratorium.

    Namun, pada beberapa kondisi, gejala TBC paru bisa sangat mirip dengan kelainan saluran pernapasan lainnya, misalnya:

    • Bronkhitis kronis (radang bronkhus)
    • COPD (penyakit paru obstruktif kronis)
    • ISPA, misalnya:
      - Faringitis (radang tenggorokan)
      - Tonsilitis (radang amandel)
    • Asma bronkhiale
    • Penyakit jantung kongestif
    • GERD (penyakit refluks esofagus)
    • Alergi dingin, debu, asap, bulu hewan, dsb

    Berbagai keluhan yang Anda alami tersebut mungkin disebabkan oleh berbagai penyebab di atas. 

    Tidak bisa ditentukan penyakit mana persisnya yang Anda alami tanpa pemeriksaan langsung sebelumnya. Karenanya, jika keluhan sudah pernah diperiksakan ke dokter dan diobati namun belum kunjung membaik, sebaiknya Anda periksakan kembali keluhan Anda ke dokter spesialis penyakit dalam ya..

    Sementara itu, Anda bisa lakukan tips berikut:

    • Hindari paparan dingin, asap, debu, polusi, rokok
    • Gunakan masker saat berada di tempat umum
    • Jaga sanitasi dan ventilasi lingkungan sekitar Anda
    • Lakukan etika batuk dan meludah yang baik
    • Konsumsi makanan bergizi seimbang dan kaya vitamin C
    • Perbanyak minum air putih hangat, bisa ditambah jahe, lemon, atau madu
    • Batasi makanan yang terlalu pedas, gorengan, dan berlemak
    • Kompres kaki dan dada yang nyeri dengan air hangat
    • Untuk meredakan nyeri dan demam, Anda bisa konsumsi obat paracetamol

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah