Tanya Dokter

  • Penyebab diare setelah konsumsi antibiotik

  •  D'ana Lovenda
    Anggota
    Selamat mlm dok...sya mempunyai anak yg skrg brusia 3,5 thn dan kbtulan saat ini sedang mengalami " pilek & batuk berdahak"...sdh sya bwa ke puskesmas(diberi obat puyer & amoxicillin trihydrate sirup kering 125mg/5ml) Yang ingin sya tanyakan... Mengapa stelah mengkonsumsi obat itu sesuai dg petunjuk dokter,anak sya malah mencret-mencret dok??? Apa amoxicillin trihydrate itu,bnr" obat yg tepat u/anak yg menderita batuk berdahak & pilek dok? Mohon penjelasan dari dokter,serta saran sekiranya obat apa yg tepat u/batuk berdahak & pilek u/anak seusia anak sya ...trims

    Terima kasih telah bertanya di Alodokter.com

    Amoxicilin merupakan obat antibiotik golongan penisilin yang berfungsi untuk mengatasi infeksi bakteri pada saluran pernapasan, saluran kemih, ataupun telinga. Obat ini tidak dapat mengobati infeksi yang disebabkan oleh virus seperti flu, namun jika batuk atau pilek disebabkan oleh bakteri, maka obat ini dapat digunakan. Sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter yang merawat mengenai penanganan batuk pilek sesuai dengan kondisi kesehatan anak Anda saat ini. Tips untuk mengatasi kondisi batuk pilek pada anak adalah dengan memastikan  kecukupan cairan dan nutrisi, dan berikan tambahan pereda batuk seperti campuran 1 sendok madu dan jeruk nipis 3-4 kali sehari.

    Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Diare pada anak dapat disebabkan karena beberapa hal, mulai dari alergi (bisa karena susu sapi yang dikonsumsi) , infeksi saluran pencernaan, keracunan, ataupun kontaminasi makanan. Kondisi mencret yang dialami anak Anda setelah penggunaan obat kemungkinan dapat disebabkan oleh adanya reaksi alergi terhadap obat tsb. Namun perlu juga diperhatikan penyebab diare lainnya seperti yang disebutkan diatas. Untuk mengetahui penyebab pastinya, disarankan agar stop obat sementara dan memeriksakan anak ke dokter spesialis anak segera untuk mendapat penanganan yang tepat.

    Semoga bermanfaat, dr.Previyanti