Tanya Dokter

  • Perkembangan bayi yang konsumsi susu formula

  •  vitrieeeee
    Anggota
    Siang dok. Sudah hampir 1 bulan dengan berbagai cara minum obat untuk asi, sayur2an yg bagus utk asi, dipompa, dipancing sama bayinya langsung. Ttp tidak membuat asi saya keluar bagus dok. Yang tadinya detiap pagi bisa dipompa, terus 2hari sx baru bisa dipompa sampai akhirnya skrg gak keluar sm sx. Awalnya susu formula + asi dan skrg udah full susu formula. Bagaimana perkembangan anak saya nantinya dok jika hanya dengan susu formula saja. Susu formula yang cocok yaitu bebelove1. Mohon infonya.

    Halo vitrieeeee, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Susu formula diciptakan untuk dapat membantu memberikan nutrisi kepada bayi yang ibunya tidak dapat memberikan ASI karena alasan tertentu, misalnya karena ASI tidak keluar, tidak bisa mendapatkan donor ASI, ibu meninggal, anak adopsi, dan lain-lain. Meskipun memang benar bahwa ASI merupakan makanan yang terbaik untuk diberikan pada bayi, namun memberikan susu formula tetap lebih baik dibandingkan membiarkan bayi tidak mendapat asupan makanan sama sekali hingga kekurangan nutrisi.

    Meskipun memang benar bahwa penelitian menunjukkan bahwa anak yang mendapat susu formula memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita gangguan pencernaan, infeksi telinga, asma, alergi, obesitas, dan lain-lain, namun anak yang mendapat susu formula belum tentu akan jadi memiliki penyakit-penyakit tersebut. Anak anda akan berkembang baik-baik saja sama seperti anak-anak lainnya yang mendapat ASI, selama anda memberikan nutrisi yang cukup untuk anak anda serta menyediakan lingkungan yang baik untuk anak anda bertumbuh dan berkembang. 

    Sebaiknya anda mengkonsultasikan masalah anda dengan konsultan laktasi untuk dapat dicari tahu lebih lanjut penyebab ASI anda menjadi semakin sedikit hingga tidak bisa keluar sama sekali.

    Berikut ini adalah artikel yang dapat anda baca:

    Memperbanyak ASI demi mencukupi kebutuhan bayi

    Ini peran konsultan laktasi bagi ibu menyusui

     

    Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab

     

    dr. irna cecilia