Tanya Dokter

  • Penanganan gusi bengkak pada bayi serta diare dan bb menurun

  • Dok sya mau tanya, bayi sya 10buln, gusinya bengkak 4 diatas 2 dibwah 2, diatas sudh tumbuh gigi, tumbennya bayi sya disertai diare 3 hari dan frekuensinya sampai 9x sehari dan sudh sya bwa ke dok spesialis anak dan katanya bayi sya infeksi pencernaan , sudh dikasi obat setelah sehari mengkonsumsi obt diare ank sya mash berlanjut tapi frekunsinya agak sedikit berkurang dan agak ada lendir lendir darah, bahayakah itu dok ? Dan diusia 10 buln BB anak sya juga langsung drop skrang BBnya 6,5 kg padahal 2 minggu yg lalu sempat 7,5 kg, bagaimana solusinya dok ? Mohon bantuannya , terima kasih

    Terima kasih telah bertanya di Alodokter.com

    Gusi bengkak pada bayi pada umumnya disebabkan oleh karena gigi yang akan tumbuh. Kondisi tsb bukan merupakan suatu hal yang berbahaya. Namun, perlu diperhatikan penyebab lain yang dapat menimbulkan keluhan serupa seperti infeksi pada gusi, peradangan pada gusi, hingga kekurangan vitamin C. Periksakan anak ke dokter jika gusi bengkak berlangsung lama dan menimbulkan penurunan nafsu makan. 

    Sedangkan diare pada anak dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, amoeba, hingga parasit seperti cacing pada saluran pencernaan. Jika ditangani dengan segera dan tepat, maka kondisi tsb bukan merupakan sesuatu yang patut dikhawatirkan. Komplikasi dari diare berkepanjangan dan tidak tertangani lah yang harus Anda waspadai. Diare anak dapat disertai dengan berbagai komplikasi, seperti muntah, tidak nafsu makan, demam, dll. Yang paling berbahaya adalah adanya dehidrasi atau kekurangan cairan. Dampak yang dapat ditimbulkan adalah penurunan kesadaran hingga kematian. Semakin cepat ditangani maka kemungkinan untuk kembali ke kondisi normal sangatlah besar. Jika saat ini anak Anda masih dapat minum dengan baik maka, penuhi kebutuhan cairan anak dengan memberikan cairan seperti air putih atau oralit untuk mengganti cairan yang hilang lewat diare tsb. Jika demam maka Anda dapat memberikan obat penurun panas seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai dengan dosis yang tercantum pada kemasan, selain itu kompres hangat pada bagian ketiak dan paha dalam anak. Patuhi saran dan anjuran dari dokter spesialis anak dengan baik. Hindari memberikan obat tertentu tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Saat ini disarankan agar Anda memperhatikan tanda bahaya seperti anak tidak sadar, tidak mau minum, air mata dan bibir kering, ubun-ubun besar cekung, atau mata cowong. Jika terdapat tanda tsb, disarankan agar segera periksakan anak ke dokter.

    Semoga bermanfaat, dr.Previyanti