Tanya Dokter

  • Bayi terus-menerus menangis

  •  Dyah
    Anggota

    Selamat pagi Dokter... Dokter,saya mau tanya dokter...dok,bayi saya umur 2bulan menangis terus dok...?padahal sering kali saya beri ASI 1 jam sekali/2jam sekali,tapi siang malam tetap rewel dan nangis sampai menjerit2 dok...?dan setiap kali pipis dan buang air besar selalu saya ganti,tp tetap saja masih rewel dok...? kenapa dan ada apa dengan bayi saya dokter...? Terimakasih...

    Hallo,   Bayi menangis adalah salah satu bentuk komunikasi bayi kepada dunia sekitarnya. Penyebab bayi menangis sangat bervariasi dan akan membutuhkan kesabaran dan ketenangan dalam menghadapinya. Adapun penyebab bayi menangis adalah :

    1. Bayi merasa lapar = perut bayi berukuran sangat kecil, maka dari itu mereka lebih cepat merasa lapar. Berikan susu/ ASI kepada bayi setiap 2 jam sekali atau jika bayi meminta ( mulai merengek)
    2. Bayi merasa kedinginan/ kepanasan = bayi membutuhkan kehangatan yang cukup. Udara yang terlalu dingin / panas akan membuat mereka tidak nyaman. Usahakan suhu kamar berada pada suhu 25°C untuk memastikab mereka tdk kedinginan / kepanasan.
    3. Bayi merasa tidak nyaman karena popok yang kotor / basah. Pada bayi sebaiknya penggunaan lampin daripada popok sekali pakai. Karena sangat susah melihat popok terlalu basah saat bayi menangis. Penggunaan lampin akan memudahkan ibu untuk lebih cepat tanggap saat bayi pipis atau pup sehingga akan segera mengganti lampin dg yang baru dan bayi akan merasa lebih nyaman.
    4. Bayi minta dipeluk. Beberapa bayi merasa lebih nyaman berada dalam pelukan dan bersifat manja kepada ibunya.
    5. Bayi merasa sakit = bayi bahkan bisa merasakan sakit/ tidak enak badan. Perhatikan suhu tubuh bayi, adakah hidung berair, mencret, batuk, bercak kemerahan atau ruam popok yang berair dan merah sekali. Jika terdapat gejala penyakit, segera obati bayi Anda ke dokter Anak.
    6. Bayi nyeri kolik = pada usia 2-5 bulan bayi sangat mudah mengalami nyeri kolik. Saat nyeri timbul bayi akan menangis keras dan susah untuk ditenangkan. Biasanya gejala kolik akan menghilang dengan sendirinya. Kadang tangisan bayi kolik bisa bertahan sampai dua jam walaupun sudah banyak cara dilakukan untuk menenangkan mereka.
    7. Ruangan terlalu berisik
    8. Ruangan terlalu terang
    9. Dll
    Untuk menangani tangisan bayi Anda bisa melakukan beberapa cara seperti :
    1. Buai dalam pelukan sambil mendekatkan bayi ke dada dan bernyanyi ringan.
    2. Pastikan lampin kering dan bersih
    3. Susui bayi dengan ASI sambil bernyanyi ringan
    4. Dengarkan suara suara musik lembut dengan irama yang santai dan ritmis
    5. Ayunkan bayi dalam ayunan
    6. Biarkan dia menghisap puting/ dot/ tangan yang bersih
    7. Bedong dengan selimut hangat dan peluk
    8. Buat diri Anda rileks dan jangan stress atau khawatir berlebih. Kadang bayi sangat sensitif dan mengerti benar keadaan ibunya yang mengurus dia, jika ibu tidak nyaman maka bayipun merasa ikut tidak nyaman dan akan membuat bayi menangis.
    9. Ajak berjalan dengan mobil/ benda yang bergetar pelan dan ritmis ( bouncer/ swinger) untuk membantu menenangkan bayi.
    10. Minta bantuan suami, saudara atau ibu Anda untuk memberi support dan sokongan kepada ibu. Biarkan sejenak bayi Anda berada bersama mereka untuk beberapa waktu agar ibu kembali fresh dan tidak stress.
      Sekiranya info diatas bisa membantu.   Dr. Yusi  

    Hallo,   Bayi menangis adalah salah satu bentuk komunikasi bayi kepada dunia sekitarnya. Penyebab bayi menangis sangat bervariasi dan akan membutuhkan kesabaran dan ketenangan dalam menghadapinya. Adapun penyebab bayi menangis adalah :

    1. Bayi merasa lapar = perut bayi berukuran sangat kecil, maka dari itu mereka lebih cepat merasa lapar. Berikan susu/ ASI kepada bayi setiap 2 jam sekali atau jika bayi meminta ( mulai merengek)
    2. Bayi merasa kedinginan/ kepanasan = bayi membutuhkan kehangatan yang cukup. Udara yang terlalu dingin / panas akan membuat mereka tidak nyaman. Usahakan suhu kamar berada pada suhu 25°C untuk memastikab mereka tdk kedinginan / kepanasan.
    3. Bayi merasa tidak nyaman karena popok yang kotor / basah. Pada bayi sebaiknya penggunaan lampin daripada popok sekali pakai. Karena sangat susah melihat popok terlalu basah saat bayi menangis. Penggunaan lampin akan memudahkan ibu untuk lebih cepat tanggap saat bayi pipis atau pup sehingga akan segera mengganti lampin dg yang baru dan bayi akan merasa lebih nyaman.
    4. Bayi minta dipeluk. Beberapa bayi merasa lebih nyaman berada dalam pelukan dan bersifat manja kepada ibunya.
    5. Bayi merasa sakit = bayi bahkan bisa merasakan sakit/ tidak enak badan. Perhatikan suhu tubuh bayi, adakah hidung berair, mencret, batuk, bercak kemerahan atau ruam popok yang berair dan merah sekali. Jika terdapat gejala penyakit, segera obati bayi Anda ke dokter Anak.
    6. Bayi nyeri kolik = pada usia 2-5 bulan bayi sangat mudah mengalami nyeri kolik. Saat nyeri timbul bayi akan menangis keras dan susah untuk ditenangkan. Biasanya gejala kolik akan menghilang dengan sendirinya. Kadang tangisan bayi kolik bisa bertahan sampai dua jam walaupun sudah banyak cara dilakukan untuk menenangkan mereka.
    7. Ruangan terlalu berisik
    8. Ruangan terlalu terang
    9. Dll
    Untuk menangani tangisan bayi Anda bisa melakukan beberapa cara seperti :
    1. Buai dalam pelukan sambil mendekatkan bayi ke dada dan bernyanyi ringan.
    2. Pastikan lampin kering dan bersih
    3. Susui bayi dengan ASI sambil bernyanyi ringan
    4. Dengarkan suara suara musik lembut dengan irama yang santai dan ritmis
    5. Ayunkan bayi dalam ayunan
    6. Biarkan dia menghisap puting/ dot/ tangan yang bersih
    7. Bedong dengan selimut hangat dan peluk
    8. Buat diri Anda rileks dan jangan stress atau khawatir berlebih. Kadang bayi sangat sensitif dan mengerti benar keadaan ibunya yang mengurus dia, jika ibu tidak nyaman maka bayipun merasa ikut tidak nyaman dan akan membuat bayi menangis.
    9. Ajak berjalan dengan mobil/ benda yang bergetar pelan dan ritmis ( bouncer/ swinger) untuk membantu menenangkan bayi.
    10. Minta bantuan suami, saudara atau ibu Anda untuk memberi support dan sokongan kepada ibu. Biarkan sejenak bayi Anda berada bersama mereka untuk beberapa waktu agar ibu kembali fresh dan tidak stress.
      Sekiranya info diatas bisa membantu.   Dr. Yusi  

    Dyah  Dyah
    Anggota

    terimakasih ya Bu Dokter ya...