Tanya Dokter

  • Penyebab berat badan bayi prematur semakin menurun

  •  Imelya sari
    Anggota
    Hallo dok, saya mw bertanya, bayi saya prematur dan berat badannya 2280 sehingga di rawat d NICU dan uda 9 hari berat badannya meningkat jadi 2410 sehingga boleh di bawak pulang ke rumah selang beberapa hari di rawat di rumah bayi saya berat badannya turun lagi jadoi 2300 penyebabnya apa ya dok, dan bayi saya sering tidur miring ke kanan dan ke kiri. Itu bahaya apa tidak dok. Mohon penjelasannya.

    Halo Imelya sari, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Berat badan bayi baru lahir normalnya memang akan mengalami penurunan pada 5-7 hari pertama. Pada bayi yang diberikan susu formula, penurunan berat badan 5% dari berat lahir adalah normal, sementara pada bayi yang diberikan ASI, penurunan berat badan 7-10% dari berat lahir adalah normal. Setelah 7 hari, berat badan bayi seharusnya akan mengalami penambahan 150-200 gram per minggu. 

    Dalam menimbang berat badan bayi, perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini:

    1. sebaiknya selalu gunakan timbangan yang sama
    2. gunakan timbangan yang dikalibrasi secara rutin
    3. lepas seluruh pakaian bayi termasuk popoknya

    Penurunan berat badan bayi kadang dapat terjadi karena cara menimbang bayi yang tidak memperhatikan hal-hal di atas.

     

    Penurunan berat badan pada bayi selain kesalahan penimbangan, dapat disebabkan karena beberapa kemungkinan lain, diantaranya adalah:

    1. Bayi tidak mendapat minum yang cukup
    2. Bayi mengalami sakit tertentu (sakit seperti flu ringan sudah dapat menyebabkan penurunan berat badan pada bayi baru lahir)
    3. Bayi memiliki gangguan pada saluran cerna seperti diare, refluks, intoleransi terhadap susu
    4. Penyakit tertentu seperti cystic fibrosis, sindrom Down, palsi serebral, penyakit jantung bawaan, anemia, kekurangan hormon tertentu seperti hormon pertumbuhan, dan lain-lain

     

    Masalah yang paling sering menyebabkan penurunan berat badan bayi adalah bayi tidak mendapat minum yang cukup. Beberapa hal yang dapat menyebabkan bayi tidak mendapat minum yang cukup antara lain:

    1. perlekatan bibir ke payudara (latch on) yang kurang baik
    2. bayi sering tertidur di tengah menyusu
    3. produksi ASI yang kurang
    4. gangguan pada lidah dan bibir bayi (misalnya tongue tied atau lip tied)
    5. cara pembuatan susu formula yang salah
    6. jadwal pemberian minum yang kurang (bayi baru lahir biasanya harus diberi minum setiap 2-3 jam, kadang perlu diberikan tiap 1 jam)

     

    Sebaiknya anda segera diskusikan kembali dengan dokter anak anda mengenai berat badan anak anda yang mengalami penurunan untuk mendapat pemeriksaan dan penatalaksanaan lebih lanjut. Sementara itu beberapa hal yang dapat anda lakukan saat ini:

    1. cobalah untuk menyusui bayi anda lebih sering (setidaknya setiap 2-3 jam atau setiap bayi anda memintanya)
    2. bangunkan bayi anda di malam hari setiap 2-3 jam untuk menyusu
    3. susui bayi anda setidaknya 15 menit di setiap payudara
    4. bila bayi anda tertidur di tengah-tengah menyusu, bangunkan bayi anda untuk melanjutkan menyusu
    5. perhatikan dengan seksama cara menyiapkan susu formula (bila bayi anda mendapat susu formula)

     

    Posisi tidur dan kondisi tempat tidur bayi terutama pada bayi baru lahir hingga usia 1 tahun sangat penting untuk diperhatikan. Posisi tidur yang salah serta kondisi tempat tidur bayi yang tidak aman dapat menyebabkan terjadinya bayi meninggal mendadak karena sindroma bayi meninggal mendadak (atau disebut SIDS - sudden infant death syndrome) serta bayi meninggal karena tercekik dan tersedak dalam tidur. Berikut ini adalah rekomendasi posisi dan kondisi tidur yang aman bagi bayi di bawah 1 tahun :

    1. Bayi tidur di ranjang sendiri
    2. Tidur dalam 1 ruangan dengan orang tua. Tidur dalam 1 ruangan ini dapat menurunkan risiko SIDS hingga 50%
    3. Bayi tidur dalam posisi telentang di kasur yang keras dengan sprei yang tidak mudah lepas
    4. Hindari menggunakan kasur yang empuk termasuk crib bumpers (pelindung tepian tempat tidur bayi), bantal, selimut, dan boneka atau mainan yang empuk. Tempat tidur bayi (crib) harus kosong, tidak ada barang apapun.
    5. Menghindari paparan rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang pada bayi.

     

    Tidur miring tidak disarankan untuk bayi di bawah 1 tahun, sebaiknya anda selalu memposisikan bayi anda untuk tidur dalam posisi telentang dan memperbaiki posisinya setiap kali anda bangun malam untuk menyusui.

     

    Sekian informasi dari saya, semoga cukup menjawab

     

    dr. Irna Cecilia