Tanya Dokter

  • Tumbuh kembang bayi usia 1 tahun

  •  Indah Permana
    Anggota

    halo dokter, saya punya keponakan cewe berusia 1 tahun.

    Usia 8 bulan (baru mau masuk 9 bulan) dalam kandungan sudah lahir dengan BB 2,2kg. Saat ini perkembangannya agak lambat, baru bisa tengkurap (belum bisa berbalik sendiri), mata tidak merespon saat diajak bicara, tidak menoleh ketika dipanggil namanya. Ketika di periksa, ternyata di otaknya terdapat cairan. Pertanyaan saya, mengapa saat ini ponakan saya itu bisanya hanya menjerit-jerit, belum bisa mengucapkan "ma-pa-ba-bi-bu-da-ta, dll". Apakah hal tsb perlu dikhawatirkan dan dikonsultasikan ke dokter anak supaya lebih jelas? Mohon penjelasannya.

    Terimakasih...

     

    Hai, Tumbuh kembang seorang anak dapat dinilai dari pertambahan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala serta perkembangan anak dari segi motorik kasar, motorik halus, verba dan sosial. Motorik kasar misalnya mampu tengkurap, duduk, merangkak dan berjalan; motorik halus misalnya menggenggam, menjumput, memegang manik-manik. Kemampuan verba misalnya meniru bunyi yang ia dengar dan mulai menyebut beberapa suku kata sampai satu-dua kata, sedangkan kemampuan sosial misalnya tersenyum saat melihat orang tuanya, berkontak mata dengan orang sekitar. Tidak ada tolak ukur pasti kapan seorang anak harus menguasai kemampuan-kemampuan khusus; namun terdapat beberapa tonggak perkembangan yang apabila anak belum mampu menguasainya, dapat dianggap sebagai gangguan perkembangan. Misalnya mampu duduk tanpa dipegang maksimal usia 8 bulan, menyebut papa-mama secara tidak spesifik maksimal usia 9 bulan, berusaha mencapai mainan maksimal usia 7 bulan dan sebagainya. Apabila dicurigai terdapat gangguan perkembangan, sebaiknya anak diperiksa lebih lanjut oleh Dokter Spesialis Anak, terutama yang berkecimpung di bidang tumbuh kembang anak. Kadang, terdapat hambatan perkembangan tersendiri seperti hanya terdapat gangguan verba saja, sedangkan perkembangan motorik dan sosialnya baik. Hal ini juga memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter Ahli agar kemampuannya bisa dikejar kembali. Baca juga kemampuan bayi usia 9 bulan: merespons dan bersosialisasi. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma