Tanya Dokter

  • Penyebab dan solusi atasi bayi 6 bulan susah BAB

  •  cheyla sepang
    Anggota
    Alo dokter.. Bayi saya saat ini umur 6 bulan 28 hari. Sudah 3bulan belakangan ini sekitar 4-5 kali babnya keras, sampe nangis kalo mo bab. Tiap abis bab keras susunya saya encerin dok.. Dan tiap saya buatin susunya sesuai dengan takaran babnya mulai keras lagi. Apakah susunya harus diganti? Memang dari umur 0-2 bulan bayi saya pake susu nutri baby n asi, tapi karena waktu umur 2 bulan bayi saya mengalami diare dari dokter anak disuruh ganti susu fl dan soya. Setelah menggunakan susu soya bab sudah mulai padat saya tidak kembali ke nutri baby takutnya diare lagi saya pake susu morinaga platinum sampe sekarang, tpi jadi begini dok babnya keras tiap dikasih susu sesuai takaran. Apa ada masalah dengan susu ato gimana ya dok? Mohon bantuannya ya dok.. Terima kasih.

    Hai cheyla,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Pemberian susu formula yang tidak tepat pada bayi memang bisa membuat bayi sulit BAB. Terlebih, jika susu formula ini diberikan pada bayi yang masih berusia di bawah 1 tahun. Apabila keluhan ini selalu ditangani dengan mengencerkan takaran susu formula, tanpa diimbangi dengan ASI dan MPASI yang cukup, maka bisa jadi bayi Anda berisiko mengalami kurang gizi.

    Di samping karena susu formula nya yang tidak cocok, sulit BAB yang anak Anda alami bisa juga terjadi karena sebab lain, misalnya kurang gerak, kurang minum, baru dikenalkan dengan makanan padat, atau karena suatu penyakit, misalnya penyakit celiac, hiperkalsemia, hipotiroidisme, penyakit hrschprung, dan sebagainya.

    Berikut langkah yang dapat Anda lakukan:

    • Usahakan untuk melakukan relaktasi (menyusui bayi Anda ASI kembali), caranya:
      • Susui bayi Anda sesering mungkin secara langsung dari payudara Anda setiap 2-3 jam sekali
      • Hentikan penggunaan dot, ganti dengan sendok atau cupfeeder
      • Perah ASI Anda saat tidak sedang disusui setiap 2-3 jam sekali
      • Secara perlahan, kurangi frekuensi pemberian susu formula, dan tingkatkan frekuensi menyusui langsung
      • Perbanyak ASI Anda dengan cukup minum, makan makanan bergizi, cukup istirahat, dan hindari stres
    • Sementara, lanjutkan pemberian susu formula yang tidak mengandung laktosa (free lactose) saja
    • Lakukan pijat bayi untuk melancarkan BABnya, yakni dengan menelentangkan bayi di alas yang nyaman, pijat dengan memutar di perutnya searah jarum jam, gerakkan kaki bayi seperti sedang mengayuh sepeda
    • Beri bayi MPASI sesuai usianya (jangan langsung padat, melainkan mulai dari encer, kental, baru padat secara bertahap)
    • Perbanyak beri bayi air putih

    Apabila semua langkah di atas tidak berhasil mengatasi keluhan anak Anda, sebaiknya Anda periksakan langsung ia ke dokter spesialis anak ya..

    Semoga membantu.

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah