Tanya Dokter

  • sakit dibekas luka operasi pengambilan enjolan payudara

  • assalamualaikum dok. Saya Renda umur 17 th. 3 bulan lalu saya menjalani operasi pengambilan benjolan di payudara. Dan sekarang bekas operasinya itu kdang tiba2 sakit dok. ITu kenapa dan apa bisa hilang bekasnya ? bagaimana cara menghilangkan bekas operasi itu?
    Nishikino Maki  Tim Alodokter
    Dokter

    Wa'alaikumsalam Renda, terima kasih sudah bertanya. 

     

    Bekas operasi sama halnya dengan luka yang terjadi pada tubuh Anda membutuhkan waktu dalam proses penyembuhannya. Waktu yang dibutuhkan hingga luka dapat kembali seperti sedia kala membutuhkan waktu yang bervariasi, berkisar antara 3 bulan hingga 1 tahun tergantung dari berat ringannya luka, luas atau kecilnya luka, dan kondisi umum orang yang mengalami luka, apakah orang tersebut memiliki penyakit yang dapat menghambat proses penyembuhan luka seperti:

    1. Penyakit Gula atau diabetes melitus

    2. Penyakit yang berhubungan dengan gangguan pembekuan darah

    3. Penyakit autoimun

    Jika orang yang terkena luka mengalami kondisi di atas, maka proses penyembuhan luka dapat berlangsung lebih lama dibandingkan orang yang tidak mengalami kondisi tersebut.  

    Tahapan penyembuhan luka terbagi menjadi empat tahap, yaitu:

    1. Fase koagulasi terjadi segera setelah terjadi luka dimana akan terjadi pembekuan darah yang mengalir akibat robeknya pembuluh darah saat terjadi luka sehingga darah berhenti mengalir. 

    2. Fase Inflamasi terjadi setelah fase koagulasi, pada fase ini jaringan-jaringan mati akan disingkirkan dan tubuh akan melepaskan faktor pertumbuhan menuju lokasi luka untuk mengawali proses penutupan luka. Fase ini berlangsung pada hari ke 2 hingga ke 4. 

    3. Fase Proliperatif berlangsung pada hari ke 4 hingga ke 21. Pada fase ini akan terbentuk pembuluh darah baru disekitar luka agar lokasi tersebut memperoleh nutrisi dan oksigen yang diperlukan dalam penyembuhan luka. 

    4. Fase Remodeling merupakan fase terlama pada proses penyembuhan luka, terjadi pada hari ke 21 hingga 1 tahun. Pada fase ini luka yang sudah tertutup akan terjadi remodeling kolagen dan penguatan jaringan luka seperti jaringan disekitarnya. 

    Selama proses penyembuhan luka di atas nyeri ringan masih dapat dirasakan oleh orang yang mengalami luka. Selain faktor internal (tubuh) yang sudah dijelaskan di atas, penyembuhan luka juga terpengaruh oleh faktor eksternal (lingkungan) seperti paparan terhadap kuman dan kotoran juga sangat berpengaruh. Misalnya saja jika area bekas operasi tersebut kurang dijaga kebersihannya maka dapat terjadi infeksi sekunder menyebabkan luka meradang yang ditandai dengan luka memerah, terasa sakit, bengkak, teraba panas bahkan bisa bernanah. Jika tidak mendapatkan pengobatan dapat meninggalkan bekas dengan terbentuknya jaringan parut. Jika sudah terbentuk jaringan parut waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan struktur kulit kembali seperti sedia kala juga memerlukan waktu yang lebih lama lagi tergantung keparahannya. 

    Berikut hal-hal yang perlu Anda cermati ketika merawat luka adalah:

    1. Pastikan selalu kering dan bersih. Jika luka Anda ditutup dengan perban maka gantilah perban setiap hari hingga dokter memutuskan luka Anda tidak perlu ditutup lagi. Jika luka Anda tidak perlu ditutup maka jagalah kebersihannya. Hindari pula penekanan pada lokasi tersebut. 

    2. Jika terdapat tanda-tanda peradangan pada luka Anda jangan diobati sendiri, carilah bantuan dengan memeriksakan kondisi luka Anda pada dokter agar mendapat pengobatan yang tepat. 

    3. Asupan nutrisi cukup, terutama protein yang berperan sangat penting dalam proses penyembuhan luka. 

    Cara menghilangkan bekas luka selain dengan perawatan di atas juga memerlukan pengobatan secara medis. Pengobatan tersebut bisa dengan cara:

    1. Dermabrasi yaitu dengan mengikis permukaan bekas luka yang tidak rata.

    2. Microdermabrasi, tindakan yang dilakukan seperti pada dermabrasi tetapi biasanya dilakukan pada luka yang lebih kecil dan dangkal.

    3. Suntikan steroid jika luka membentuk keloid. Tindakan ini dapat melunakkan kembali jaringan yang terbentuk.

    Tindakan menghilangkan bekas luka di atas dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter. Tindakan tersebut juga hanya boleh dilakukan oleh dokter. Oleh karena itu, jika Anda merasa terganggu dengan bekas operasi yang Anda alami silahkan periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan secara medis yang tepat. 

     

    Saya dr. Lusy, semoga informasi yang saya berikan dapat membantu Anda.