Tanya Dokter

  • Penyebab belum hamil dan siklus menstruasi tidak teratur

  •  cusna cusna
    Anggota
    dok,saya cusna 22 th saya mau tanya , sudah 10 bln saya menikah tapi juga tak kunjung hamil . siklus mentruasi teratur . tpi stelah brhubungan sperma suami selalu jatuh , apa itu penyebabnya ?

    Halo Cusna, 

    Setelah berhubungan seksual, wajar jika ada cairan sperma yang keluar lagi karena setelah dikeluarkan, cairan sperma akan menghasilkan enzim-enzim yang dapat membuatnya jadi lebih encer. Jika kualitas sperma baik, hal ini tidak mengurangi kemungkinan kehamilan secara signifikan. Jika Anda merasa khawatir, Anda bisa mengganjal panggul Anda dengan bantal setelah berhubungan seksual selama setidaknya 20 menit sebelum bangkit dari tempat tidur. Meski begitu, ini tidak terbukti secara medis dapat membantu terjadi kehamilan. 

    Agar terjadi kehamilan, sel telur perlu berhasil dibuahi sel sperma. Setiap bulannya, setidaknya satu  sel telur akan dilepaskan oleh indung telur ke dalam saluran telur. Sel telur ini akan berjalan di sepanjang saluran telur dan bertahan hanya selama 24 jam. Sel sperma setelah dikeluarkan di vagina akan berenang menuju rahim lalu ke saluran telur dan akan bertahan kurang lebih 2-5 hari. Jika sel telur dan sel sperma bertemu dan berhasil terjadi pembuahan, maka bisa terjadi kehamilan. 

    Maka dari itu, usaha agar terjadi kehamilan yang pertama ialah berhubungan seksual secara teratur 3-4 kali per minggu atau setiap hari pada masa subur. Masa subur biasanya 12-16 hari sebelum haid berikutnya (selengkapnya baca di Menentukan Masa Subur). Usaha berikutnya adalah Anda dan suami sama-sama menjaga kesehatan agar kualitas sel telur dan sel sperma baik. Makanlah makanan sehat gizi seimbang, tidak merokok dan minum minuman beralkohol, cukup istirahat, olahraga teratur dan kendalikan stress. Hindari mengonsumsi makanan-makanan mentah dan cucilah sayur dan buah sebelum dikonsumsi. 

    Selain itu, agar saat terjadi kehamilan asupan zat gizi dapat tercukupi, Anda juga sebaiknya memenuhi kebutuhan asam folat. Asam folat terdapat pada sayuran dan kacang-kacangan, atau bisa juga dari suplemen maupun susu prakehamilan (sebaiknya konsultasi ke dokter terlebih dahulu). Selain asam folat, zat besi, kalsium dan vitamin D juga penting untuk kehamilan. 

    Hindari kosmetika yang mengandung bahan yang berbahaya bagi ibu hamil atau yang mencoba hamil, seperti krim pemutih atau jerawat yang mengandung retinoid dan hidrokuinon. 

    Jika dalam satu tahun berhubungan seksual secara teratur 3-4 kali seminggu tanpa alat kontrasepsi namun belum hamil, maka bisa disebut terjadi infertilitas (ketidaksuburan). Anda  dan suami bisa berkonsultasi pada dokter kandungan untuk  mengetahui penyebabnya, mungkin saja ada kondisi medis pada Anda atau suami yang menghalangi kehamilan. 

    Baca juga: Merencanakan KehamilanInfertilitas Wanita, dan Infertilitas Pria

    Tetap berusaha dan berdoa ya, 

    dr. Mega