Tanya Dokter

  • Mengatasi bengkak pada gusi

  •  Fidhoh
    Anggota
    Dokter saya menderita gusi bengkak sudah seminggu, saya kasih beberapa obat seperti vitamin c dan terakhir saya beri betadine kumur. Setelah saya beri betadine kumur, rasa sakit berkurang namun bagian gusi lainnya terasa sakit, ketika mengunyah makanan terasa berat dan ternyata ada sdkit benjolan di dekat telingah kiri. sebenarnya apa yg terjadi? Terima kasih .

    Hallo Fidhoh, terima kasih telah bertanya di Alodokter :')

    Bengkak pada gusi yang anda alami dapat berupa :

    • Ginggivitis (peradangan pada gusi)
    • Abses gusi (infeksi yang berisi nanah pada gusi)
    • Kista (kantung berisi cairan pada gusi)

    Apakah disertai dengan keluhan nyeri pada gusi, gusi berdarah atau mengeluarkan cairan seperti nanah ?

    Rasa sakit dan berat pada gusi dan saat mengunyah makanan terjadi karena gusi anda sedang mengalami peradangan atau infeksi sehingga menimbulkan gangguan saat dipergunakaan untuk mengunyah bahkan saat diam atau saat tidak dipergunakan untuk mengunyah. Sedangkan benjolan yang timbul didekat telinga yang anda alami mungkin disebabkan oleh adanya pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening berupa :

    Didaerah sekitaran telinga - rahang - leher - hingga ketiak berjalan banyak sekali kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening ini berfungsi sebagai pertahan tubuh saat adanya infeksi. Jadi terkadang jika terdapat infeksi atau peradangan kelenjar getah bening  ini akan mengalami pembesaran atau pembangkakan. Dan hal ini termasuk kedalam suatu kondisi yang normal. Jika sumber penyebab terjadinya pembengakakan gusi yang anda alami telah teratasi, secara sendirinya benjolan yang terdapat didekat telinga pun akan mengecil.
    Diperlukan penggalian lebih mendalam mengenai keluhan dan riwayat kesehatan anda, selain itu diperlukan juga pemeriksaan fisik secara langsung untuk dapat menegakkan diagnosis pasti keluhan yang anda alami. Oleh karena itu, sebaiknya periksakan diri anda ke dokter gigi agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    Semoga informasi ini bermanfaat :')

     - dr. Lia N. Amalina