Tanya Dokter

  • Benjolan di bibir vagina disertai rasa nyeri

  • Dok sy mau nanya, knp disekitar bibir vagina sya tpi bagian bawah dkt anus ada seperti benjolan berwarna merah dan ditekan terasa nyeri, dan sya mengalami keputihan brwrna kuning dan bau apakj itu slh stu penyebab nya dok. Dan tidak apa yg sya hrus lkukan tks.

    Hai,

    Benjolan pada sekitar kemaluan dapat disebabkan oleh:

    1. folikulitis, yaitu adanya infeksi yang menyebabkan peradangan pada kelenjar / folikel rambut  di mana saja (termasuk rambut pubis). Bakteri yang umumnya menyebabkan hal ini adalah bakteri Staphylococcus aureus. Folikel rambut yang mengalami peradangan akan menimbulkan benjolan-benjolan kecil seperti jerawat yang berisi nanah. Folikulitis ringan biasanya tidak membutuhkan penanganan khusus. Apabila berkelompok dan membesar dapat menyebabkan terbentuknya abses (yaitu terbentuknya kantung nanah dibawah kulit).

    2. herpes genital, yaitu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh virus herpes simplex. Gejala yang dapat dialami adalah adanya luka terbuka atau luka melepuh (seperti bentolan berisi cairan), adanya sensasi rasa perih atau nyeri terbakar atau gatal pada area kemaluan, keputihan yang tidak normal, nyeri saat berkemih.

    3. kutil kelamin, merupakan salah satu penyakit  menular seksual yang disebabkan oleh virus HPV. Gejalanya tentu saja muncul kutil menyerupai bintik atau benjolan berwarna merah muda atau abu-abu, dapat terasagatal dan tidak nyaman

    4. molluscum contagiosum, yaitu benjolan yang muncul akibat infeksi virus

    5. sifilis primer; pada infeksi awal dapat muncul benjolan kecil sebesar jeraweat pada alat kelamin

    6. reaksi alergi, misalnya karena alergi dengan detergen pencuci celana, tisue toilet

    Adanya kemungkinan gangguan pada area kemaluan seperti yang disebutkan di atas dapat menyebabkan gangguan juga pada vagina seperti misalnya infeksi. Keputihan yang berwarna kuning dan berbau merupakan ciri-ciri keputihan yang tidak normal. Keputihan yang normal tidak berwarna atau bening, tidak berbau, dan tidak menimbulkan rasa gatal atau perih pada kemaluan.

    Ada beberapa penyebab keputihan yang tidak normal ini misalnya:

    1. penggunaan antibiotik dalam jangka waktu lama

    2. penggunaan kontrasepsi hormonal

    3. infeksi menular seksual misalnya gonore, chlamydia, trikomoniasis, herpes genital

    4. infeksi jamur dari vagina (kandidiasis vagina)

    5. vaginosis bakterialis

    6. peradangan pada vagina (vaginitis) atau leher rahim (servisitis)

    7. radang panggul

    8. kanker leher rahim

    Kedua keluhan Anda ini mungkin saja berhubungan. Sebaiknya Anda pastikan terlebih dahulu dengan memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin sehingga dokter dapat memeriksa benjolan yang Anda masuk termasuk memeriksa cairan keputihan ini.

    Lakukan juga anjuran berikut ini:

    - Hindari berhubungan badan sampai Anda selesai diobati

    - Hindari berganti-ganti pasangan

    - Gunakan pakaian dalam yang mudah menyerap keringat

    - Hindari penggunaan celana yang ketat

    - Hindari penggunaan pembersih kewanitaan

    Semoga membantu.

    dr. Aloisia