Tanya Dokter

  • Benjolan di belakang telinga

  •  IkhsanFd
    Anggota

    Permisi dok, saya mau tanya ada benjolan di belakang telinga kanan saya tepatnya di bagian rambut bawah, benjolan nya kecil dan baru ketauan setengah jam yg lalu. Ini apa yah apa berbahaya atau hanya benjolan biasa. Mohon jawabannya dok, makasih

    Hai, Benjolan di leher paling sering disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening, yaitu sebagai reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap peradangan maupun serangan infeksi dari luar. Pada saat terjadi infeksi pada jaringan/organ sekitar leher (infeksi saluran nafas, infeksi telinga, sinusitis, infeksi gigi dan sebagainya) hal ini dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Umumnya seiring dengan sembuhnya infeksi maka kelenjar getah bening akan kembali mengecil dengan sendirinya. Namun demikian benjolan di leher dapat pula diakibatkan oleh berbagai kemungkinan penyebab lainnya berikut ini:

    • Kista ateroma
    • Kista dermoid
    • Lipoma
    • Kalsifikasi tulang
    • Tumor
    • dan sebagainya
    Berbahaya atau tidaknya suatu kondisi sangat tergantung pada penyebabnya. Untuk memastikannya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter, yaitu melalui pemeriksaan fisik baik melalui pengamatan maupun perabaan, maupun pemeriksaan penunjang jika diperlukan seperti biopsi dan sebagainya. Oleh sebab itu jika keluhan terus berlanjut sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menelusuri penyebabnya agar mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut anjuran yang dapat dilakukan:
    • Tidur dan istirahat yang cukup
    • Makan secara teratur dengan gizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh
    • Batasi kegiatan fisik yang melelahkan tubuh
    • Obati setiap infeksi yang mungkin ada secara tuntas
    • Hindari memencet/memijat benjolan yang timbul
    • Jika benjolan terasa nyeri untuk mengurangi rasa sakit dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen
    Baca laman artikel berikut ini: Benjolan di leher Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman