Tanya Dokter

  • benjolan di belakang kuping

  • Dok, saya punya benjolan di belakang kuping baru-baru ini . Apakah benjolan di belakang kuping ini penyakit kelenjar gatah bening ??

    Hai, benjolan di belakang kuping yang baru disadari kemungkinan adalah suatu Kelenjar Getah Bening. Namun, dapat juga benjolan tersebut adalah:

    • Lipoma, yaitu sejenis gumpalan lemak yang mengeras secara setempat
    • Kista sebasea, yaitu kantung yang terbentuk karena sumbatan kelenjar minyak persis di bawah kulit
    • Hemangioma, yaitu tumor jinak yang berasal dari pembuluh darah
    • Tulang leher, baik yang normal maupun tambahan
    • Gangguan kelenjar liur, misalnya tumor atau batu kelenjar liur
    • Keganasan
    • Dan sebagainya
    Kami menganjurkan Anda untuk terlebih dahulu memeriksakan diri ke Dokter Anda untuk menentukan penyebab dari benjolan tersebut. Anda kemungkinan akan menjalani pemeriksaan darah, pemeriksaan USG dan pemeriksaan biopsi (yaitu tindakan pembedahan untuk mengangkat benjolan dan diteliti di laboratorium) bila dirasa perlu. Apabila ternyata benjolan tersebut ternyata adalah Kelenjar Getah Bening, maka penyebab membengkaknya kelenjar tersebut juga perlu diteliti lebih lanjut. Kelenjar Getah Bening merupakan salah satu komponen dalam sistem daya tahan tubuh. Kelenjar ini merupakan sarang dari sel-sel darah putih kita yang setiap saat bekerja untuk membasmi kuman. Setiap kelenjar memiliki daerah kerjanya masing-masing. Untuk kelenjar di belakang telinga, umumnya daerah yang diurus ialah masalah di daerah kepala dan wajah. Jadi, kelenjar ini biasanya membesar apabila terjadi masalah pada daerah kepala dan wajah, misalnya:
    • Batuk-pilek
    • Peradangan mata
    • Peradangan di telinga
    • Infeksi TBC
    • Peradangan di daerah kulit kepala
    • Infeksi parasit tertentu, misalnya toksoplasma (terutama pada mereka yang sering bermain dengan kucing)
    • Keganasan
    Penanganan kondisi tersebut sangat bergantung dari masing-masing penyebab. Oleh sebab itu, penyebab harus terlebih dahulu diketahui, agar Dokter dapat memberikan terapi yang tepat pula. Untuk sementara waktu, berikut tips-tips yang dapat Anda coba:
    • Hindari terlalu sering meraba benjolan, hal ini berpotensi menyebabkan semakin besarnya benjolan
    • Perbanyak asupan buah dan sayuran
    • Istirahat yang cukup, kurangi bergadang
    • Kurangi paparan terhadap asap rokok
    • Rajin aktivitas fisik, berolahragalah secara rutin, misalnya jogging, senam dan berenang
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma