Tanya Dokter

  • sering sakit kepala dan benjolan di belakang telinga

  • Met mlm dok...nama saya dewita.dok saya mau nanya kepala saya sering sakit dan sakit sekali dan ad benjolan diblakang telinga saya sbelah kiri.penyakit ap tu dok?

    Dewita Fronika Aruan  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat Siang, Sakit kepala yang Anda alami dan benjolan di belakang telinga dapat merupakan suatu masalah atau gejala yang berhubungan atau bisa juga merupakan gejala terpisah yang tidak berhubungan satu sama lain. Tergantung dari apakah sakit kepala mulai terasa sejak benjolan tersebut muncul atau tidak, apakah sakit kepala terjadi akibat dari benjolan belakang telinga atau tidak. Tentunya dibutuhkan informasi lebih spesifik mengenai sejak kapan, berapa lama durasi sakit kepala, seperti apa rasa sakitnya, seberapa sering, adakah gangguan penglihatan, penciuman atau pendengaran, mimisan, pingsan, kejang, dan lainnya kemudian benjolan dirasakan sudah berapa lama, seberapa besar, semakin membesar atau menetap, disertai gejala lain atau tidak dan lain-lainnya untuk lebih bisa mengarahkan jenis sakit kepala, jenis benjolan dan kemungkinan penyebabnya. Sebaiknya periksakan diri anda ke dokter agar dapat dipastikan dan ditangani segera penyebab munculnya gejala yang anda alami. Sakit kepala dapat disebabkan oleh banyak hal, diantaranya :

    • sakit kepala migrain, tension type, atau cluster
    • masalah pada daerah mata, telinga, mulut dan sekitarnya : sinusitis, otitis media, glaukoma, infeki/abses gigi, masalah sendi rahang, syaraf trigemianl
    • trauma
    • masalah pada otak atau selaput otak, seperti stroke, aneurisma, perdarahan otak, abses otak, tumor otak,meningitis, ensefalitis
    Sebagian besar sakit kepala yang terjadi tidak mengancam jiwa, KECUALI pada kondisi :
    • sakit kepala hebat muncul mendadak atau menajdi sakit kepala terburuk selama hidup anda
    • sakit kepala hebat disertai kaku pada leher belakang, demam tinggi, tidak sadarkan diri
    • sakit kepala disertai kejang, pingsan, perubahan kepribadian, bertingkah laku aneh, bingung
    • sakit kepala disertai rasa lemah, baal, lumpuh
    Jika memang sakit kepala terasa sangat menyakitkan dan sering muncul, atau sakit kepala disertai gejala-gejala lainnya seperti yang saya sebut diatas, sebaiknya SEGERA periksa kan ke dokter. Daerah belakang telinga terdiri dari struktur kulit dan penunjang, kelenjar getah bening dan tulang mastoid. Adanya benjolan di belakang telinga dapat disebabkan oleh :
    • Infeksi daerah mastoid (mastoiditis), biasa dengan gejala demam,nyeri telinga, penurunan pendengaran, sakit kepala, bengkak dan kemerahan belakang telinga, keluar cairan dari dalam telinga. Mastoiditis biasa diawali oleh adanya infeksi telinga yang tidak teratasi atau infeksi menyebar dan berlanjut ke daerah mastoid.
    • Pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh, bertugas melawan infeksi, membuang sel-sel yang mati, mendeteksi adanya sel-sel tidak normal (kanker). Kelenjar getah bening dapat membesar pada kondisi infeksi, keganasan, atau kondisi penyakit lain.
      • Pada kondisi terserangnya tubuh oleh infeksi (bakteria, virus, jamur atau parasit) kelenjar getah bening akan bekerja lebih kerasa memproduksi antibodi lebih banyak untuk melawan infeksi tersebut, sehingga menyebabkan membengkaknya kelenjar getah bening. Pembesaran kelenjar getah bening daerah belakang telinga sering kali timbul jika ada infeksi pada daerah telinga, mulut, gigi atau daerah sekitarnya. Biasa nya akan menghilang dalam waktu beberapa hari atau jika infeksi telah teratasi.
      • Keganasan atau kanker pada daerah manapun di tubuh dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, akibat dari penjalaran sel-sel kanker dari organasalnya, atau bisa juga pembesaran kelenjar getah bening tersebut merupakan akiabt dari adanya sel-sel kanker di kelenjar tersebut.
      • kondisi lain yang menyebabkan pembengkakan  kelenjar getah bening seperti pada penyakit autoimun
    • Tumor, baik tumor dari telinga, tumor dari kulit, tumor jaringan lunak atau sekitarnya atau tumor tulang. Tumor dapat berupa jinak atau keganasan. Tumor biasa timbul perlahan, semakin membesar dalam jangka waktu lama, dan dapat terjadi pada orang-orang yang memiliki resiko lebih tinggi, seperti adanya riwayat keluarga dengan keganasan, riwayat terkena pajanan radiasi, dll.
    • Kelainan kulit, seperti abses atau kista
    Maka dari itu sebaiknya jika benjolan muncul sudah lama (lebih dari 2 minggu) dan tidak disertai oleh adanya infeksi atau gangguan lain pada telinga sebaiknya segera diperiksakan ke dokter, agar dapat terdeteksi secara dini penyebabnya. Dokter akan melakukan penggalian riwayat penyakit lebih detail dan pemeriksaan  fisik  menyeluruh, serta pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakan diagnosis pasti, dan setelahnya dapat segera ditangani. Sekian informasi yang dapat saya berikan, lebih lanjutnya dapat dibaca artikel mengenai sakit kepala disini.

    Saya mengalami bengkkk di belakang kuping dan sakit kepala saya harus berobat ke rs bagian apa ya

    Dewita Fronika Aruan  ARMINI
    Anggota

    dr. Lina Saleh March 25, 2015 at 2:42 pm Selamat Siang, Sakit kepala yang Anda alami dan benjolan di belakang telinga dapat merupakan suatu masalah atau gejala yang berhubungan atau bisa juga merupakan gejala terpisah yang tidak berhubungan satu sama lain. Tergantung dari apakah sakit kepala mulai terasa sejak benjolan tersebut muncul atau tidak, apakah sakit kepala terjadi akibat dari benjolan belakang telinga atau tidak. Tentunya dibutuhkan informasi lebih spesifik mengenai sejak kapan, berapa lama durasi sakit kepala, seperti apa rasa sakitnya, seberapa sering, adakah gangguan penglihatan, penciuman atau pendengaran, mimisan, pingsan, kejang, dan lainnya kemudian benjolan dirasakan sudah berapa lama, seberapa besar, semakin membesar atau menetap, disertai gejala lain atau tidak dan lain-lainnya untuk lebih bisa mengarahkan jenis sakit kepala, jenis benjolan dan kemungkinan penyebabnya. Sebaiknya periksakan diri anda ke dokter agar dapat dipastikan dan ditangani segera penyebab munculnya gejala yang anda alami. Sakit kepala dapat disebabkan oleh banyak hal, diantaranya :
    • sakit kepala migrain, tension type, atau cluster
    • masalah pada daerah mata, telinga, mulut dan sekitarnya : sinusitis, otitis media, glaukoma, infeki/abses gigi, masalah sendi rahang, syaraf trigemianl
    • trauma
    • masalah pada otak atau selaput otak, seperti stroke, aneurisma, perdarahan otak, abses otak, tumor otak,meningitis, ensefalitis
    Sebagian besar sakit kepala yang terjadi tidak mengancam jiwa, KECUALI pada kondisi :
    • sakit kepala hebat muncul mendadak atau menajdi sakit kepala terburuk selama hidup anda
    • sakit kepala hebat disertai kaku pada leher belakang, demam tinggi, tidak sadarkan diri
    • sakit kepala disertai kejang, pingsan, perubahan kepribadian, bertingkah laku aneh, bingung
    • sakit kepala disertai rasa lemah, baal, lumpuh
    Jika memang sakit kepala terasa sangat menyakitkan dan sering muncul, atau sakit kepala disertai gejala-gejala lainnya seperti yang saya sebut diatas, sebaiknya SEGERA periksa kan ke dokter. Daerah belakang telinga terdiri dari struktur kulit dan penunjang, kelenjar getah bening dan tulang mastoid. Adanya benjolan di belakang telinga dapat disebabkan oleh :
    • Infeksi daerah mastoid (mastoiditis), biasa dengan gejala demam,nyeri telinga, penurunan pendengaran, sakit kepala, bengkak dan kemerahan belakang telinga, keluar cairan dari dalam telinga. Mastoiditis biasa diawali oleh adanya infeksi telinga yang tidak teratasi atau infeksi menyebar dan berlanjut ke daerah mastoid.
    • Pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh, bertugas melawan infeksi, membuang sel-sel yang mati, mendeteksi adanya sel-sel tidak normal (kanker). Kelenjar getah bening dapat membesar pada kondisi infeksi, keganasan, atau kondisi penyakit lain.
      • Pada kondisi terserangnya tubuh oleh infeksi (bakteria, virus, jamur atau parasit) kelenjar getah bening akan bekerja lebih kerasa memproduksi antibodi lebih banyak untuk melawan infeksi tersebut, sehingga menyebabkan membengkaknya kelenjar getah bening. Pembesaran kelenjar getah bening daerah belakang telinga sering kali timbul jika ada infeksi pada daerah telinga, mulut, gigi atau daerah sekitarnya. Biasa nya akan menghilang dalam waktu beberapa hari atau jika infeksi telah teratasi.
      • Keganasan atau kanker pada daerah manapun di tubuh dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, akibat dari penjalaran sel-sel kanker dari organasalnya, atau bisa juga pembesaran kelenjar getah bening tersebut merupakan akiabt dari adanya sel-sel kanker di kelenjar tersebut.
      • kondisi lain yang menyebabkan pembengkakan  kelenjar getah bening seperti pada penyakit autoimun
    • Tumor, baik tumor dari telinga, tumor dari kulit, tumor jaringan lunak atau sekitarnya atau tumor tulang. Tumor dapat berupa jinak atau keganasan. Tumor biasa timbul perlahan, semakin membesar dalam jangka waktu lama, dan dapat terjadi pada orang-orang yang memiliki resiko lebih tinggi, seperti adanya riwayat keluarga dengan keganasan, riwayat terkena pajanan radiasi, dll.
    • Kelainan kulit, seperti abses atau kista
    Maka dari itu sebaiknya jika benjolan muncul sudah lama (lebih dari 2 minggu) dan tidak disertai oleh adanya infeksi atau gangguan lain pada telinga sebaiknya segera diperiksakan ke dokter, agar dapat terdeteksi secara dini penyebabnya. Dokter akan melakukan penggalian riwayat penyakit lebih detail dan pemeriksaan fisik menyeluruh, serta pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakan diagnosis pasti, dan setelahnya dapat segera ditangani. Sekian informasi yang dapat saya berikan, lebih lanjutnya dapat dibaca artikel mengenai sakit kepala disini.
    Anak saya dari baru lahir ada benjolan dibelakang telinga bagian kanan sudah cek ke dokter anak dan diberi obat selama 1 bulan tidak juga mengecil dan dokter anak mengatakan kalau benjolan akan hilang dengan sendirinya tetapi sampai sekarang anak sudah berumur 6 tahun belum juga hilang bagaimana solusinya dokter? Dan ke dokter mana saya harus berkonsultasi? terima kasih