Tanya Dokter

  • Penanganan benjolan pada area saluran indung telur

  •  Miss Echa
    Anggota
    Selamat sore dok, umur saya sekarang 35 thn & belum menikah. Beberapa waktu yang lalu saya ronsen,dr hasil ronsen itu kelihatan ada penyempitan di bagian tulang,juga terlihat ada benjolan di bagian pelvic saya. Setelah saya ke dokter kandungan,diketahui ada benjolan di area saluran indung telur 8x7cm. Dan dokter menganjurkan untuk operasi,antara operasi laparoskopi / operasi besar. Yang mau saya tanyakan adalah : 1. Operasi apa yg harus saya lakukan,operasi laparoskopi ataukah bedah besar? 3. Apakah dr Usg bisa diketahui jenis kista nya? (benjolannya) 2. Apakah setelah operasi saya masih bisa menstruasi seperti biasa ( krn menstruasi saya tidak teratur jwdl nya,& hanya sedikit darah yg keluar 2-3 hari selesai) 3. Bagaimana dgn kondisi hormonal saya setelah operasi nanti? 4. Apakah saya masih bisa punya keturunan jika saluran indung telur diangkat sebelah kiri? 5. Apakah akan tumbuh benjolan juga di saluran indung telur bag kanan (menjalar ke sebelah kanan & sampai ke rahim)? 6. Untuk mencegah tumbuh nya benjolan baru,apa yang harus saya lakukan? 7. Makanan apa saja yg bisa memicu benjolan? Apakah boleh makan makanan olahan kacang2an ? Terimakasih untuk perhatian & jawaban dokter..

    Hai,

    Laparoskopi adalah operasi lubang kunci, yang menggunakan alat khusus yang ditusukkan ke dalam perut. Biasanya alat terdiri dari 1 teropong dan 2 alat bantu yang berfungsi sebagai "tangan" ahli bedah. Operasi jenis ini memiliki keunggulan dari pembedahan besar dari segi skala nyeri dan lama rawat inap -- karena luka operasi yang dibuat relatif kecil, nyeri umumnya lebih sedikit dan waktu sembuh juga biasanya lebih cepat. Kelemahan dari operasi lubang kunci adalah keterbatasan dari ukuran tumor/jaringan yang bisa ditarik keluar dari alat laparoskopi (sulit untuk mengeluarkan tumor yang besar) dan ketidakluwesan lapang area operasi (tidak mudah untuk melihat keseluruhan segi jaringan yang hendak diangkat). Keputusan untuk melakukan operasi besar atau operasi laparoskopi sebaiknya didiskusikan kembali dengan Ahli Bedah / Kandungan yang hendak menangani.

    Pemeriksaan USG dapat membedakan apakah benjolan tersebut padat atau berisi cairan (tumor padat atau kista). Perihal apakah kista tersebut adalah kista jenis fungsional, kista endometriosis atau kista terkait kanker, hal tersebut tidak dapat secara sensitif dibedakan dari pemeriksaan USG saja; dalam hal ini, diagnosis paling akurat adalah melalui pembedahan (bedah besar atau operasi lubang kunci).

    Kondisi hormonal akan sangat bergantung dari jaringan apa yang diangkat saat operasi. Jika jaringan tersebut tidak berkaitan dengan indung telur, maka besar kemungkinan siklus menstruasi tidak akan terganggu. Jika terkena indung telur, kondisi hormonal akan bergantung pada kondisi kesehatan indung telur yang masih tersisa.

    Meskipun hanya memiliki 1 indung telur, kehamilan masih bisa terjadi namun kemungkinannya akan berkurang jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki dua indung telur. Indung telur yang tersisa masih akan bisa memproduksi hormon dan melepaskan sel telur.

    Tergantung dari jenis benjolan tersebut, ada yang bisa tumbuh kembali (mis. di indung telur sebelah), ada juga yang tidak. Kebanyakan pertumbuhan abnormal / proses neoplastik / tumor adalah kondisi yang tak tercegahkan; namun gaya hidup sehat tetap dianjurkan. Belum ada penelitian mengenai jenis makanan yang bisa / tidak memicu benjolan/tumor; makanan yang dianjurkan disantap sehari-hari adalah bergizi seimbang dan bervariasi.

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Radius Kusuma