Tanya Dokter

  • benjolan dileher dan sering sakit kepala dibagian belakang

  •  Qhu Thyna M
    Anggota

    Selamat sore dok,nama saya thyna,umur saya 23 tahun,dileher dan dibawah dagu saya ada benjolan,pertama-tama mmg hanya dileher sebelah kiri tetp lama kelamaan dileher sebelah kanan dan dibawah dagu sya ada,benjolan itu sudah ada sekitar 4 bulan,pertama-tama muncul rasanya nyeri,saya sudah cek kedokter katanya terjadi pembengkakan dikelenjar limfa,dan dokter memberi saya obatnya,saya rutin minum obtnya hampir 2 bulan,tp benjolan saya tak kunjung mengecil,trus saya tanya, dokter blg penyembuhannya itu biasanya 6-9 bulan,sebelum benjolan itu ada dileher saya mmg saya sering sakit kepala,dan terlebih skrg benjolan itu sudah ada sakit kepala saya semakin menjadi-jadi,yaitu jika saya sakit kepala,bagian belakang kepala saya sampai dibawah telinga tersa sangat sakit/nyeri,kepala saya tersa sangat pusing,dan kdg saya susah bernafas/dada sesak.jadi pertanyaan saya dok penyakit apa sebenarnya yg saya alami,kemudian knp benjolan saya tak kunjung mengecil walaupun sdh minum obat dr dokter,dan apa hubungannya benjolan itu dgn sakit kepala saya terlebih bagian belakang kepala dan tengkuk yg terasa sgt nyeri,trimakasih.

    Hai, Pembengkakan kelenjar getah bening dapat muncul akibat dari infeksi virus, bakteri, parasit, maupun keganasan. Misalnya pada tuberkulosis, infeksi tenggorokan, rubella, atau infeksi telinga. Sakit kepala memiliki banyak penyebab, misalnya karena:

    • migrain
    • sakit kepala tegang, karena kurang istirahat, stres, terlambat makan
    • perubahan hormon pada wanita
    • gangguan pembuluh darah atau persarafan di kepala
    Sesak napas dapat disebabkan oleh:
    • asma
    • alergi, misalnya terhadap debu
    • tuberkulosis
    • anemia
    • gangguan pada jantung
    Cobalah bersikap lebih tenang, memiliki waktu istirahat cukup, dan menghindari stres. Sehingga tidak makin memperburuk keluhan sakit kepala dan susah bernapas yang timbul. Konsumsi makanan bergizi secara teratur. Perbanyak minum air mineral. Batasi kafein/ alkohol, dan tidak merokok. Sebaiknya tetap rutin mengkonsumsi obat yang sudah dianjurkan oleh dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap Anda. Untuk evaluasi hasil pengobatan dan mengetahui kondisi lebih lanjut, Anda juga dapat kontrol kembali ke dokter. Sehingga dapat dilakukan pemeriksaan fisik maupun tes penunjang seperti tes darah, sinar X, USG, atau CT scan, untuk mengetahui jika terdapat penyebab medis lain yang terjadi. Sehingga dapat segera diberikan penanganan yang tepat.   Semoga bermanfaat, dr. Jessica