Tanya Dokter

  • Apakah ini gejala infeksi kelenjar getah bening?

  • Sore dokter,waktu masih gadis (th.1998) ada benjolan di leher, tapi seiring berjalan waktu benjolan itu sekarang hilang tanpa operasi. Awal bulan September lalu ada hal yg mengejutkan, tiba-tiba suara sy hilang setelah diberi obat dokter mulai keluar suara walaupun tak sempurna/agak serak. 1 minggu setelah itu, tiba-tiba diketiak sy tibul semacam bisul. Dalam 1 minggu bisul itu pecah, tp disekitar bisul itu mengeras agak lebar dan tangan kalau digerakkan terasa ngilu(tangan kanan). Mohon jawabannya dokter, apakah ini yg dinamaka infeksi kelenjar getah bening ? . Atas jawabannya terima kasih.

    Ina Oktorina Azza  Dr. Liyadi
    Anggota

    Hai Ina, Gejala suara hilang itu apakah akibat infeksi? Ketika tubuh kita sedang mengalami infeksi atau ketika kekebalan tubuh sedang menurun, tubuh menjadi lebih rentan terserang infeksi lain. Yang mungkin terjadi adalah kekebalan tubuhmu sedang menurun sehingga bisul pun terjadi. Bisul terbentuk akibat bakteri yang berhasil masuk melalui pori-pori kulit dan menyebabkan penyumbatan pada kelenjar keringat atau minyak pada permukaan kuit, atau inflamasi pada akar rambut di kulit. Sistem kekebalan tubuh kemudian melawan infeksi bakteri dan nanah terbentuk. Nanah mengandung sisa-sisa bakteri yang telaha dibunuh, sel-sel mati dan kotoran sisa infeksi. Untuk mencegah terjadinya bisul, kekebalan tubuh dan kebersihan kulit perlu dijaga. Pembengkakan kelenjar getah bening berbeda dengan bisul. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem limfatik yang berada lebih jauh di bawah permukaan kulit sedangkan bisul tergolong infeksi pada lapisan kulit. Untuk mengerti lebih lanjut mengenai pembengkakan kelenjar getah bening, kamu bisa membaca laman berikut: http://www.alodokter.com/pembengkakan-kelenjar-getah-bening Jika bekas luka yang terbentuk akibat bisul menyebabkan rasa sakit, ada kemungkinan infeksi belum pulih sepenuhnya. Jika dipecahkan, bisul perlu dipecahkan dengan cara sesteril mungkin untuk mencegah terjadinya infeksi yang lebih parah. Luka bekas bisul perlu dibersihkan secara teratur. Ada beberapa kasus bisul yang lebih sulit sembuh. Bisul yang lebih besar memerlukan penanganan dokter dan antibiotik untuk membantu tubuh melawan bakteri penyebab bisul. Selain itu, bisul yang lebih besar juga mungkin perlu disedot oleh dokter dan tidak disarankan untuk ditangani sendiri. Sakit yang kamu rasakan bisa karena infeksi yang belum pulih sepenuhnya atau merupakan proses dari penyembuhan kulit. Jika rasa sakit tidak reda, kulit terlihat merah dan luka bekas bisul yang pecah tidak kelihatan membaik, periksakan ke dokter karena mungkin infeksi masih berlangsung. Jika sakit mulai reda dan ada tanda-tanda luka bekas bisul membaik, kamu bisa menunggu sambil memperhatikan bekas luka tersebut. Proses pemulihan dan penutupan luka yang terbuka kadang bisa disertai rasa sakit tapi hanya bersifat sementara. Semoga membantu.   Dr Liyadi