Tanya Dokter

  • Benjolan pada payudara tersebut dapat berpindah2 atau tidak ?

  •  Dewis
    Anggota
    Halo dok. Saya tanya untuk benjolan tersebut apakah menetap disatu titik atau dapat berpindah2 dok ?
    Dewis  dr. Atikah D
    Dokter

    Halo Dewis

    Terimakasih atas pertanyaannya di alodokter.com

     

    Banyak kondisi yang dapat menyebabkan munculnya benjolan di payudara. Benjolan tersebut dapat berpindah pindah atau menetap tergantung jenis penyebabnya tadi. Beberapa penyebab benjolan pada  payudara  diantaranya:

    • Fibroadenoma. Benjolan payudara ini dipengaruhi faktor hormonal, umumnya terjadi pada usia 20-30an tahun. Gejalanya, benjolan teraba kenyal, mudah digerakan dan digeser, dan tidak disertai nyeri. Fibroadenoma terjadi ketika tubuh membentuk jaringan kelenjar susu berlebihan. Fibroadenoma umumnya dapat hilang dengan sendirinya, tapi terkadang dapat juga tinggal dan membesar, terutama saat hamil. Penyebab fibroadenoma umumnya tidak diketahui dengan pasti akibat perubahan kadar hormon estrogen.
    • Fibrokistik. Benjolan jinak ini umumnya disertai rasa nyeri terutama saat menjelang atau saat menstruasi. Umumnya terjadi pada usia 35-50 tahun. Benjolan ini dapat mengenai  satu atau kedua payudara. Benjolan ini bertambah besar dan mengeras sebelum masa menstruasi dan bisa disertai rasa nyeri dan perubahan ukuran payudara. Kondisi tidak memerlukan penanganan khusus. Namun dokter biasanya akan memberikan resep untuk membantu meredakan nyeri saat datang bulan. Benjolan dan rasa sakit yang disebabkan oleh fibrokistik umumnya akan reda setelah menstruasi.
    • Kista payudara. Benjolan jinak ini berisi cairan. Umumnya terjadi pada usia 35-50 tahun. Gejalanya dapat disertai rasa nyeri pada kista jika berukuran cukup besar
    • Papiloma intraduktal. Benjolan kecil menyerupai kutil ini biasanya muncul pada dinding saluran susu dekat puting.Umumnya terjadi pada wanita berusia 45-50 tahun. Pada beberapa kasus papiloma intraduktal dapat menyebabkan perdarahan dari puting. Papiloma intraduktal dapat ditangani dengan operasi.
    • Lemak nekrosis traumatik. Lemak pada payudara membentuk benjolan yang umumnya berbentuk bulat, padat, kencang, tapi tidak terasa nyeri. Kondisi ini terjadi akibat cedera pada payudara. Umumnya kondisi ini tidak memerlukan penanganan khusus.
    • Keganasan. Benjolan yang dapat dicurigai bersifat ganas umumnya tetap terasa meksipunsetelah masa haid selesai, benjolan tidak bisa digerakkan, terdapat area yang jelas terasa atau terlihat berbeda pada salah satu atau kedua bagian payudara, terjadi perubahan pada bentuk, ukuran, dan kontur payudara, terjadi perubahan pada kulit payudara atau pada puting, seperti kemerahan, cekung, berkerut, tanda-tanda peradangan, atau bersisik, keluar cairan bening atau berdarah dari payudara, payudara atau ketiak terasa nyeri terus menerus.

    Oleh karena itu, untuk menentukan jenis dan penyebab munculnya benjolan tersebut, dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian pemeriksaan penunjang seperti USG payudara, mammografi, pengambilan jaringan tumor untuk diperiksa di laboratorium ( biopsi ) jika diperlukan. Setelah diketahui jenis dan penyebab tumor, dokter akan menginformasikan pilihan terapi yang sesuai. Jika bersifat jinak, tidak semuanya memerlukan tindakan operasi, sebagian besar akan dapat hilang sendiri karena dipengaruhi oleh faktor hormonal. Bila benjolan kecil dan dari rangkaian pemeriksaan tidak menunjukan adanya kecurigaan pada kanker payudara (tumor ganas), maka dokter mungkin hanya akan melakukan observasi dahulu selama 6 bulan untuk melihat perkembangan benjolan tersebut. Bila Anda ragu atau kurang jelas, Anda dapat berkonsultasi ulang pada dokter Anda atau dengan dokter lain sebagai opini kedua (second opinion).

    Terimakasih