Tanya Dokter

  • Benjolan pada perut sebelah kiri dan sakit setelah buang air kecil

  •  Abian
    Anggota
    Kepada Yth, Dokter dari alodokter.com Selamat siang Dokter, Mohon Maaf, bila saya mengganggu waktu dokter. Ada hal yang ingin saya tanyakan terkait permasalahan teman saya yang berjenis kelamin perempuan, dan minta tolong untuk ditanyakan terkait permasalahan yang dihadapinya saat ini. Berikut permasalahan dan pertanyaannya. Sebelumnya, saya ucapkan banyak terima kasih apabila dokter bersedia membantu menjawab pertanyaan ini. Permasalahan yang dihadapi: 1.Terdapar benjolan pada perut sebelah kiri dekat pusar. 2. Habis buang air kecil, suka sakit 3. Saat jalan sakit 4. Pinggang sakit, hanya yang sebelah kiri saja. 5. Buang air kecil bisa 20x dalam sehari 6. volume pengeluaran urine juga banyak 7. Habis buang air kecil, harus minum, kalau tidak, yang dirasakan tidak enak. 8. Saat ini masih tetap sakit tetapi masih dapat ditahan Pertanyaan: 1. Apakah permasalahan yang dihadapi tersebut kemungkinan besar terdapat pada kandung kemih? 2. Dokter spesialisasi apakah, yang dapat berkonsultasi langsung terkait permasalahan yang dihadapi dengan tindak lanjutnya? Kiranya pertanyaan ini, saya harapkan, dapat dibantu oleh dokter dari alodokter.com jawabannya, terkait pertanyaan yang sudah dituliskan ini. Terima kasih.

    Hai,

    Nyeri saat BAK dengan peningkatan frekuensi BAK kemungkinan menandakan masalah yang berasal dari saluran kemih. Masalah saluran kemih yang dimaksud misalnya infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, pelebaran saluran kemih dan tumor saluran kemih. Bisa juga masalah saluran kemih tersebut diakibatkan oleh desakan saluran kemih oleh struktur di luar sistem saluran kemih, misalnya tumor dalam perut atau kandungan.

    Untuk memastikan penyebab keluhan tersebut, sebaiknya dimulai dari pemeriksaan Dokter Umum terlebih dahulu. Melalui wawancara klinis, pemeriksaan fisik dan mungkin pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan air seni, foto Roentgen dan/atau USG, barulah gambaran penyebab penyakit bisa lebih jelas diketahui dan jika dirasa perlu, pasien dapat dirujuk ke tingkat pelayanan lebih lanjut (spesialisasi), misalnya spesialis urologi (ahli saluran kemih) atau kandungan.

    Sementara waktu, BAB dan BAK sebaiknya jangan ditahan. Minum cukup air setiap harinya dan jaga kebersihan daerah intim. Obati keputihan jika terdapat gejala seperti panas/perih/nyeri, berbau, berwarna, bercampur darah atau gatal.

    Sekian, semoga bermanfaat.

    dr. Radius Kusuma