Tanya Dokter

  • Benjolan pada payudara

  •  Naya
    Anggota
    Malam dok nama saya naya umur 19 thn, saya punya keluhan masalah benjolan pada payudara, saat saya duduk benjolan tidak ada tetapi saat saya baring dan periksa, benjolan tersebut ada dok, apakah ini normal atau tidak? Terimakasih sebelumnya dok

    Halo Naya, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Benjolan pada payudara merupakan masalah yang sering terjadi pada wanita. Benjolan pada payudara dapat muncul karena beberapa kondisi, benjolan ada yang berbahaya ada juga yang tidak. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan benjolan pada payudara:

    • Perubahan fibrokistik

    Perubahan fibrokistik adalah perubahan pada jaringan payudara yang terjadi karena pengaruh hormonal. Pada beberapa wanita perubahan hormonal misalnya menjelang masa menstruasi dapat menyebabkan perubahan pada payudara. Perubahan ini dapat menimbulkan suatu benjolan pada kedua payudara yang akan membesar dan menjadi nyeri menjelang masa menstruasi. Kadang dapat ditemukan juga keluar cairan dari puting payudara. Perubahan fibrokistik adalah perubahan yang normal terjadi pada payudara.

    • Kista simpel

    Kista simpel adalah benjolan berisi cairan yang biasanya dapat muncul pada kedua payudara. Benjolan ini bisa ada hanya 1 namun bisa juga banyak dan memiliki ukuran yang bervariasi. Menjelang siklus menstruasi benjolan kista ini dapat membesar dan menjadi nyeri.

    • Fibroadenoma

    Fibroadenoma adalah tumor jinak yang cukup sering ditemukan pada wanita usia muda. Fibroadenoma adalah tumor berbentuk bulat dengan konsistensi kenyal yang dapat bergerak bebas jika digoyangkan, serta tidak nyeri bila dipegang.

    • Papiloma intraduktal

    Papiloma intraduktal adalah pertumbuhan kecil seperti kutil pada saluran keluar air susu dekat dengan puting payudara. Gejala yang sering muncul antara lain: 

    1. benjolan di sekitar puting payudara, bisa hanya 1 bisa juga banyak
    2. keluar cairan dari payudara, bisa bening bisa juga berdarah
    3. nyeri pada benjolan
    • Mastitis dan abses payudara

    Mastitis atau infeksi payudara biasanya dialami oleh wanita yang sedang menyusui karena sumbatan pada saluran keluar susu, namun infeksi pada payudara ini juga dapat terjadi pada wanita yang tidak menyusui. Gejala yang muncul pada mastitis antara lain demam, nyeri, kelelahan, disamping payudara yang memerah, bengkak, teraba hangat dan nyeri. Mastitis yang tidak diterapi dengan baik dapat berkembang menjadi abses payudara.

    • Nekrosis lemak

    Nekrosis lemak atau jaringan lemak yang mengalami kematian jaringan terjadi bila terdapat cedera pada payudara, misalnya terbentur sesuatu saat kecelakaan, tertendang oleh bayi, dan lain-lain. Benjolan yang terbentuk biasanya bulat, keras dan tidak nyeri, terjadi di tempat yang cedera.

    • Kanker payudara

    Kanker payudara adalah pertumbuhan berlebihan dan abnormal dari sel-sel pada payudara. Kanker payudara biasanya terjadi pada wanita usia lebih tua, wanita yang memiliki keluarga yang mengalami kanker payudara juga, menggunakan terapi hormonal, dan lain-lain. 

     

    Bila benjolan yang anda miliki berukuran kecil, teraba bulat dengan permukaan rata dan kenyal, dapat digerakkan bila anda menggoyangkannya, muncul dan membesar saat menjelang menstruasi saja, kemungkinan benjolan yang anda miliki tidak berbahaya dan merupakan perubahan yang normal seperti pada perubahan fibrokistik atau kista simpel. 

    Berikut ini  adalah beberapa ciri benjolan yang mengarahkan kecurigaan pada kanker payudara yang dapat anda kenali:

    1. Benjolan pada payudara terutama yang disertai nyeri, tepian benjolan tidak rata
    2. Bengkak pada seluruh bagian atau satu bagian payudara
    3. Terdapat iritasi pada kulit payudara
    4. Nyeri pada seluruh bagian payudara atau puting payudara yang tidak hilang 
    5. Retraksi puting atau puting masuk ke dalam
    6. Pengelupasan kulit, kemerahan, atau penebalan pada puting atau kulit payudara
    7. Pembesaran pori-pori kulit payudara
    8. Cairan keluar dari puting terutama tanpa stimulasi dan disertai darah

     

    Untuk dapat mengetahui dengan pasti penyebab benjolan di payudara anda, ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan dapat melakukan pemeriksaan langsung terhadap benjolan di payudara anda, serta melakukan pemeriksaan penunjang lain yang dibutuhkan. Pemeriksaan penunjang yang mungkin dilakukan antara lain USG payudara (dilakukan pada wanita berusia muda), mamografi (dilakukan pada wanita berusia lebih tua), atau biopsi bila memang diperlukan. Segeralah ke dokter bila anda menemukan tanda-tanda keganasan pada benjolan di payudara anda, seperti benjolan tidak menghilang atau justru semakin membesar, terjadi luka pada benjolan di payudara, keluar cairan atau darah dari puting payudara tanpa stimulasi puting. Sementara belum memeriksakan diri ke dokter, sebaiknya anda jangan memencet-mencet atau menggaruk benjolan di payudara anda.

     

    Sekian informasi dari saya, semoga menjawab

     

    dr. Irna Cecilia