Tanya Dokter

  • Bentuk BAB anak usia 1 thn ke atas

  •  Lily-Lilo
    Anggota
    Dok, anak saya sekarang usianya 14 bulan dan yg ingin saya tanyakan adalah bentuk BAB anak seusia anak saya harusnya seperti apa? Bentuk BAB anak saya saat ini masih cair spt usia bayi & kotoran bentuk wortel serut masih terlihat, saat ini anak saya susah makan karena diemut dan susah ditelan, mohon saran dari dokter. Terima kasih. Regards, Lily

    Hallo Ibu Lily

    Bentuk tinja pada bayi yang sudah mendapakan makanan pendampin ASI (MP-ASI) bisa berbentuk cairan dengan danya gumpalan-gumapaln dengan warna kuning, hijau, hingga coklat, apabila terlalu cair/encer tidak selalu menggambarkan adanya penyakit atau sesuatu yang berbahaya, karena memang dominasi asupan yang didapatkan oleh bayi lebih banyak adalah berbentuk cairan. 

    Yang perlu diwaspdai dari bentuk dan warna tinja adalah apabila berubah menjadi benar-benar cair menandakan bahwa bayi mengalami diare, atau warnanya berubah menjadi merah, putih, atau hitam. Warna putih terjadi apabila adanya gangguan pada empedu bayi, sedangkan warna hitam akibat adanya pendarahan pada saluran pencernaan, sedangkan warna merah menandakan adanya pendarahan pada bagia usus dekat dubur.

    Adanya kelainan gangguan pada pencernaan biasanya disertai juga gejala lain seperti rewel, muntah, demam, lemas, bibir menjadi tampak kering, bahkan saat menangis tidak adalagi air mata yang keluar. Nah kalau sudah gejala mencurigakaan tersebut sebaiknay bayi Anda segera dibawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Dengan begitu bisa diketahui sumber penyebab dari gangguan yang bayi alami.

    Frekuensi BAB bayi berkisar 2-7 kali dalam perhari, jika jangan langsung panik apabila BAB bayi nampak cair, asalkan gejala-gejala mencurigakan seperti di atas tidak dialami oleh bayi Anda.

    Periksakan kondisi anak Anda secara langsung ke dokter supaya dapat dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui pasti penyebab dari kondisi BAB cair dan masih nampak ampas makanan tersebut. Apakah masih tergolong suatu yang wajar atau akibat adanya infeksi pencernaan, karena MP-ASI yang diberikan masih terlalu kasar, atau ada tidaknya suatu kelainan pada pencernaannya.

    Artikel terkait untuk disimak Menyelamatkan Bayi Mencret Dari Risiko Berbahaya

    Semoga bermanfaat

    dr. Arnold