Tanya Dokter

  • Benturan di Kepala dan Pusing disertai mual

  • Pagi, dok. Sebelumnya saya pernah mengalami kecelakaan pada saat saya masih kelas XI (2 SMA) sekitar 5 tahun yang lalu dan terjadi benturan di kepala ketika saya jatuh dari motor dan benturan tersebut terjadi di kepala sebelah kiri (pada saat itu masih memakai helm), karena saya jatuh ke sebelah kiri. Pada saat kejadian penglihatan saya sempat buram beberapa detik namun tidak sampai muntah dan pingsan yang cukup lama. hanya saja pada saat setelah terjadi benturan tersebut kepala saya terasa sangat pusing. Dokter memberi beberapa obat kepada saya dan juga diberi obat di bagian anus. Serta menyarankan saya untuk CT SCAN di kepala saya. Namun karena pada saat itu saya rasa saya sudah merasa sembuh setelah diberi obat, maka saya tidak melakukan CT SCAN. Tetapi akhir-akhir ini saya merasa sering pusing yang sangat tidak wajar dan sempat hampir pingsan beberapa kali dan sering merasakan mual. saya beranggapan bahwa itu adalah hanya kecapean saja karena aktifitas yg begitu padat. namun hal ini sering terulang, pusing dan mual sering terjadi. apakah pusing dan mual itu masih termasuk dalam efek samping kejadian 5 tahun yang lalu atau hanya pusing dan mual biasa? mohon jawabannya, dok. terima kasih.

    Hai Iis, Trauma kepala memang dapat menyebabkan nyeri kepala, pusing, mual, muntah dan kejang. Hal ini ditentukan oleh seberapa berat trauma kepala yang terjadi. Trauma kepala dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan kepala seperti CT Scan atau rontgen kepala. Sakit kepala selain trauma dapat disebabkan oleh: 1. Sakit kepala primer yaitu sakit kepala yang disebabkan oleh adanya perubahan struktur kepala yang sensitif terhadap rasa sakit, yaitu:

    • Sakit kepala cluster
    • Sakit kepala tension
    • Migrain
    • TAC
    2. Sakit kepala sekunder yaitu sakit kepala yang disebabkan oleh adanya kelainan di kepala atau penyakit tertentu:
    • Flu
    • Sinusitis
    • Gegar otak/trauma kepala
    • Tumor otak
    • dll
    Pada dasarnya, trauma kepala yang terjadi terutama trauma kepala ringan hanya perlu dievaluasi selama 2x24 jam. Jika tidak terjadi hal yang signifikan pada waktu tersebut maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi hal yang buruk pada kepala anda. Untuk mengetahui penyebab dari sakit kepala yang anda alami sebaiknya anda melakukan pemeriksaan ke dokter agar dapat dilakukan evaluasi melalui pemeriksaan seperti pemeriksaan CT Scan atau rontgen kepala sehingga dapat diberikan pengobatan yang sesuai. Anda dapat melakukan tips-tips di bawah ini:
    • Makan teratur
    • Istirahat cukup minimal 8 jam dalam 1 hari
    • Hindari merokok
    • Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung  MSG yang tinggi
    • Lakukan olahraga minimal 3 kali dalam 1 minggu
    Anda dapat membaca artikel di bawah ini: Sakit kepala Semoga membantu dr. Yosephine