Tanya Dokter

  • obat untuk mengatasi komedo

  •  Ajy Fian
    Anggota

    selamat malam dok,

    apakah aman untuk mengatasi komedo parah menggunakan benzoyl preoxide dan salicylic acid ?

    terima kasih.

    Hai Fian, terima kasih sudah bertanya di alodokter

    Benzoyl peroxide dan asam salisilat sama-sama obat yang dapat mengatasi jerawat. Namun sebelum memilih diantara keduanya, perlu dipahami mengenai obat tersebut.

    BENZOYL PEROXIDE

    Benzoyl peroxide berfungsi untuk membunuh bakteri, mengurangi peradangan dan dapat membantu membuka pori-pori yang tertutup. Merupakan golongan obat antijerawat. Mengobati jerawat ringan hingga menengah. Sebagian besar obat ini dikombinasikan dengan antibiotik sehingga penggunaanya perlu menggunakan resep dokter.

    Peringatan :

    1.   wanita hamil, sedang merencanakan kehamilan ataupun sedang menyusui
    2.  jangan gunakan obat ini pada kulit yang mengalami iritasi, luka ataupun gangguan kulit lain
    3. penggunaan obat ini menyebabkan kulit lebih sensitive terhadap sinar matahari, sehingga hindari pajanan sinar matahari yang terlalu lama
    4. hindari kontak dengan mulut, hidung, ataupun permukaan mukosa. Jika hal tersebut terjadi, segera bilas air hingga bersih
    5. jika muncul reaksi alergi segera hubungi dokter

    efek samping

    efek samping yang muncul pada tiap individu berbeda-beda, sebagian besar efek samping berupa:

    1. iritasi
    2. kulit mengelupas
    3. kulit menjadi kering
    4. timbul sensasi panas atau rasa terbakar
    5. kulit menjadi merah

     

    ASAM SALISILAT

    Asam salisilat merupakan obat golongan keratolitik. Obat ini dapat meningkatkan kelembapan kulit dan melarutkan lapisan keratin pada kulit. Selain digunakan untuk mengatasi jerawat, obat ini digunakan untuk mengatasi penebalan lapisan kulit, kutil, kulit bersisik dan kapalan.

    Peringatan:

    1. obat ini termasuk kategori C pada ibu hamil, artinya obat ini hanya boleh digunakan jika manfaatnya lebih besar dibandingkan risiko terhadap janin tersebut.
    2. Tidak boleh digunakan pada wajah, tahi lalat, tanda lahir, kutil yang ditumbuhi rambut, kulit kelamin serta bagian kulit yang mengalami peradangan
    3. Pada penderita diabetes, gangguan hati dan ginjal, penggunaan obat ini sebaiknya dikonsultasikan ke dokter terlebih dahulu
    4. Hindari penggunaan obat ini pada mata, mulut, hidung atau membrane mukosa lain
    5. Jauhkan dari jangkauan anak-anak, karena produk yang mengandung asam salisilat mudah terbakar
    6. Hindari penggunaan asam salisilat bersamaan dengan pembersih wajah yang mengandung alcohol. Demikian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat.

     

    Terima kasih

     

    Dr. Arief Tri Wibowo