Tanya Dokter

  • Berapa biaya pengobatan topikal untuk kutil kelamin?

  •  Kremlin
    Anggota
    Hallo dok...saya mau bertanya ,sebelumnya saya tdk mengetahui tiba2 di kelamin saya ada kutil tp masih sangat kecil..saya searching2 saya takut knp2 pdahl saya tdk pernah berhubungan seks bgtu. Saya mau pengobatan topikal itu bagaimana ya dan biayanya berapa kalau boleh tau? Makasih dokter bila ada yg mau jawab
    Kremlin  dr. Prasetyo
    Dokter

    Halo Kremlin, terimakasih sudah bertanya di Alodokter.com

    Kutil pada kelamin dapat disebabkan oleh beberapa hal, namun paling umum kutil dikelamin disebabkan karena infeksi  human papiloma virus (HPV). Kondisi ini menular bila terjadi kontak kulit dengan penderita kutil kelamin yang lain, umumnya menular dengan berhubungan seksual. Tetapi jika Anda tidak pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya, maka kemungkinan bukan disebabkan oleh hal ini. Perlu dipastikan kembali apakah yang Anda lihat betul merupakan kutil atau kondisi lain yang menyerupai, seperti :

    • Pearly penile papules --  bintik berwarna kulit / putih biasanya melingkari kepala penis
    • Moluskum kontagiosum --  bintik seperti kubah seperti warna kulit 
    • Kutil kelamin -- penyakit menular seksual yang disebabkan karena infeksi virus
    • Benjolan akibat infeksi (baik bakteri, virus, jamur, parasit, tungau, dsb)
    • dan sebagainya

    Kami sarankan Anda untuk menemui dokter, agar dapat dilakukan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut pada kondisi Anda saat ini. Mengingat sulit untuk menentukan penyebab secara pasti jika tidak melakukan pemeriksaa fisik secara langsung, dan setiap penyebab memiliki penanganan yang berbeda. Mengenai biaya pengobatan tergantung pada fasilitas kesehatan yang Anda kunjungi, jenis obat, jumlah obat, ada tidaknya tindakan lain (seperti tindakan pembedahan untuk mengangkat kutil), dan sebagainya. Sementara ini yang dapat Anda lakukan adalah tetap  menjaga kebersihan daerah kemaluan Anda, jangan menekan nekan benjolan, kelola stress dengan bijak, konsumsi makanan dengan gizi dan nutrisi seimbang, hindari mengaplikasikan bahan bahan kimia secara berlebih pada daerah kemaluan. Sekian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Salam, dr Prasetyo