Tanya Dokter

  • Berapa lama efek L-Tyrosine berlangsung ?

  •  Farrel
    Anggota
    Malam dok, saya pria usia 21 taun, dan saya pernah punya kecanduan obat terlarang, kemudian teman saya merekomendasikan L-Tyrosine untuk memperbaiki/menyembuhkan kecanduan obat ini. Namun setelah mengkonsumsi selama 4 hari, badan saya terasa lemas dan nyeri. Dan ada dokter yang bilang kalau itu efek samping L-Tyrosine, saya mau tanya dok, berapa lama kira-kira efek samping L-Tyrosine ini? Terima kasih

    Pada orang yang kecanduan obat-obatan golongan opioid  dan mengalami gejala withdrawal , L-Tyrosine sering kali diberikan untuk mengurangi keluhan nyeri pada sendi-sendi, kelelahan dan depresi dengan menginduksi pelepasan hormon dopamine dan adrenaline dalam tubuh. 

    Namun, beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi adalah peningkatan nadi menjadi abnormal, berdebar-debar, penurunan nafsu makan, nyeri dada, pusing dsb yang berbeda-beda pada setiap individu. Mengenai berapa lama efek samping bertahan setelah penghentian obat juga dapat berbeda-beda dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Penggunaan l-tyrosine harus dilakukan dengan pengawasan dokter dan dengan pengaturna dosis yang tepat pula karena dapat berakibat fatal. 

    Kunci keberhasilan rehabilitasi narkoba adalah melakukannya secepat mungkin. Untuk itu diperlukan dokter spesialis ketergantungan narkoba dengan bantuan psikiater ataupun konselor khusus di bidang ini. Selain dengan teraoi medis, konseling dan pendampinagn sangat dibutuhkan. 

    Ada tiga tahap rehabilitasi narkoba yang harus dijalani. Pertama, tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi) yaitu proses pecandu menghentikan penyalahgunaan narkoba di bawah pengawasan dokter untuk mengurangi gejala putus zat (sakau). Tahap kedua, yaitu tahap rehabilitasi non medis dengan berbagai program di tempat rehabilitasi, misalnya program therapeutic communities (TC), program 12 langkah dan lain-lainnya.

    Tahap terakhir adalah tahap bina lanjut yang akan memberikan kegiatan sesuai minat dan bakat. Selain itu, pencandu yang sudah berhasil melewati tahap ini dapat kembali ke masyarakat, baik untuk bersekolah atau kembali bekerja.

    Yang  perlu dipahami, proses  melepaskan diri dari narkoba untuk penggunanya tidaklah mudah. Selain menjalani rehabilitasi narkoba, mereka juga membutuhkan dukungan keluarga dan masyarakat agar dapat kembali menjalani hidup sehat dan produktif.

    Sekian, semoga bermanfaat

     

    Dr. Siti Rahmayanti