Tanya Dokter

  • berbahaya atau tidak

  •  Irman Abaraii
    Anggota

    Doker , sya mau tanya Istri saya mengalami keputihan yg tidak biasanya belakangan ini Keputihannya encer dan seperti air serta berbau amis Keputihan itu pula yg membuat istri saya tidak nyaman dalam aktivitasnya.sebab terasa gatal dan panas Sudah sempat ke dokter spog dan sudah duberikan obat . Tp setelah obat habis terjadi lagi hal serupa Apakah keadaan ini membahayakan ? Mohon balasannya dok Terimakasih

    Irman Abaraii  dr. Nofrina
    Dokter

    Hai, Keputihan merupakan masalah kewanitaan yang hampir pernah dikeluhkan oleh setiap wanita. keputihan yang normal ditandai dengan lendir berwarna bening hingga putih, tidak berbau, tidak gatal, tidak disertai lepuh, perdarahan atau nyeri. Banyak wanita yang mengalami berbagai keputihan yang tergolong tidak normal yaitu antara lain;

    1. Lendir berwarna kuning kehijauan dan berbau amis; hal seperti ini biasa disebabkan oleh parasit jenis trikomoniasis.
    2. lendir berwarna putih susu, gatal, tanpa disertai bau yang menyengat ; hal seperti ini basa disebabkan oleh jamur
    3. lendir berwarna putih keabu-abuan disertai bau amis; hal ini biasa disebabkan oleh infeksi vaginosis bakteri
    4. Keputihan yang disertai dengan luka lepuh pada area organ intim; biasa disebabkan oleh herpes
    baca mengenai tanda-tanda ketidaknormalan cairan vagina berikut ini hal-hal yang dapat anda lakukan dirumah seperti;
    • rutin mengganti pembalut tiap beberapa jam pada saat sedang menstruasi
    • hindari penggunaan sabun atau produk pembersih yang beraroma atau mengandung bahan kimia keras pada area organ intim\memilih pakaian dalam yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat.
    • membersihkan organ intim dari arah depan kebelakang pada saat mandi ataupun setelah BAB dan BAK
    • jaga kondisi kering pada organ kewanitaan
    • menerapkan pola hidup sehat
    Apabila keluhan anda tidak membaik setelah pengobatan awal sebaiknya datanglah kembali agar dokter dapat memfollow-up penyakit anda dan mungkin dianjurkan pemeriksaan seperti swab vagina, laboratorium, papsmear dan sebagainya. baca memahami kesehatan dan kebersihan organ intim semoga membantu. salam, dr. nofrina