Tanya Dokter

  • keringat berlebihan pada penderita penyakit jantung

  • Hai dokter, saya pelajar 14th. Dari umur 6/7 th saya mempunyai penyakit jantung. Semenjak itu,setiap beraktifitas maupun tidak saya selalu berkeringat. Bahkan setelah mandi beberapa menit kemudian berkeringat lagi. Disekolah pun begitu. Teman-teman saya bingung kenapa saya berkeringat terus. Adakah obat untuk meredakan atau menghilangkan keringat itu selain terapi? Haruskah saya pergi ke dokter kulit?? Mohon konsultasinya dok. Terimakasih..

    Avievah Hernandez  Adi Amali
    Anggota

    Maaf saya mencoba membantu, sebaiknya kamu ke dokter jantung jangan ke dokter kulit. soalnya timbulnya keringat itu karena penyakit jantungnya...

    Kalo dokter jantung ikutnya dokter apa? Iya aku juga udah nebak ini pasti dari penyakit jantung itu. Aku pingin pengobatan tapi yg selain terapi terapi gitu. Adakah??

    Dear Avievah, Berkeringat berlebihan (hyperhidrosis) mungkin mempengaruhi seluruh tubuh atau area-area terntentu seperti:

    • telapak tangan
    • telapak kaki
    • wajah dan dada
    • selangkangan
    Berkeringat biasanya tidak menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan Anda, meski dapat membuat perasaan malu dan stres. Hal ini membawa dampak negatif pada kualitas hidup Anda dan dapat menyebabkan perasaan depresi dan kecemasan. Tidak ada panduan tentang apa yang disebut berkeringat normal, tapi jika Anda merasa Anda berkeringat terlalu banyak dan keringat Anda telah mengganggu aktivitas harian Anda, Anda mungkin mengalami hyperhidrosis. Sebagai contoh, Anda memiliki hyperhidrosis jika:
    • Anda menjauhi kontak fisik, seperti berjabat tangan, karena  keringat Anda
    • Anda tidak mengambil bagian dalam aktivitas, seperti menari atau olahraga, karena Anda takut memperburuk keringat Anda
    • Berkeringat belebihan mengganggu pekerjaan Anda, seperti Anda sulit memegang peralatan atau menggunakan keyboard komputer
    • Anda mempunyai masalah dalam aktivitas harian seperti mengemudi
    • Anda menghabiskan banyak waktu untuk mengatasi masalah keringat Anda
    • Anda menjadi menarik diri secara sosial dan menjadi pemalu
    Hyperhidrosis ada dua tipe: yang pertama tidak diketahui dengan jelas penyebabnya (hyperhidrosis primer), yang kedua telah diketahui jelas penyebabnya (hyperhidrosis sekunder). Hyperhidrosis sekunder dapat dipicu oleh:
    • kehamilan atau menopause
    • kecemasan
    • obat-obatan tertentu
    • kadar gula darah rendah (hipiglikemi)
    • kelenjar thyroid yang terlalu aktif
    • infeksi
    Kunjungi dokter Anda (dokter umum atau dokter penyakit dalam) agar diagnosis tepat dan terapi tepat dapat diambil. Dokter akan menanyakan riwayat perjalanan keluhan Anda secera lengkap dan melakukan pemeriksaan fisik, serta kalau perlu akan merekomendasikan pemeriksaan penunjang sesuai penyakit yang mendasari (misal cek gula darah jika hipoglikemi yang terjadi). Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu mencegah keluhan Anda:
    • menggunakan pakaian yang ringan dan longgar
    • jauhi pencetus seperti alkohol dan makanan pedas yang dapat memperburuk keluhan Anda
    • menggunakan pakaian hitam atau putih untuk meminimalisasi tandsa-tanda berkeringat
    • gunakan antiperspirant (anti keringat) daripada deodorant (anti bau)
    • Menggunakan kaus kaki yang dapat menyerap keringat dan tukar kaus kaki Anda dengan yang baru sekurang-kurangnya dua kali sehari
    Demikian penjelasan saya. Semoga bermanfaat. Salam, dr. Rony Wijaya