Tanya Dokter

  • Penanganan nafas berbunyi seperti mendengkur saat tidur

  •  fb-busantoso
    Anggota

    Selamat sore,dok Anak saya umurnya2,5bulan tapi jika tidur kenapa nafasnya berbunyi seperti orang ngorok ya dok??terus apa yg hrs kami lakukan agar dy tidak ngorok lagi?trs normalkah jika bayi selalu terkejut dan seprti sulit bernafas saat dy tertidur lelap tiba2 terbangun karena hal itu? Terimakasih

    Hai, Suara mengorok ditimbulkan oleh getaran cairan/jaringan di saluran napas bagian atas. Pada bayi usia belia, seringkali penyebab mengorok ialah ukuran saluran napasnya yang masih kecil dan disertai oleh lendir-lendir saluran napas yang berlebihan. Lendir ini mungkin menumpuk karena kemampuan menelan/pembersihan lendir bayi belum berkembang sempurna. Kondisi seperti ini biasanya akan membaik seiring bayi bertambah besar. Di sisi lain, bunyi mengorok yang muncul berdekatan saat bayi tengah menderita batuk-pilek kemungkinan menandakan pengumpulan lendir akibat peradangan saluran napas. Kondisi ini juga biasanya akan membaik setelah penyakit batuknya sembuh. Pada kondisi yang lebih jarang, mungkin terdapat kelainan struktural sepanjang saluran napas bayi (terutama bagian atas), misalnya sekat hidung yang bengkok, adanya kista/daging tumbuh dekat pita suara bayi atau laringomalasia, yaitu kelemahan tulang rawan yang menopang saluran napas bayi. Sesekali bayi bisa terbangun saat mengorok karena sumbatan saluran napas sementara tersebut, hal ini adalah bagian dari refleks bayi saat kekurangan oksigen untuk mempertahankan kembali aliran udara pada saluran napas. Seperti yang sudah disebutkan di atas, terdapat beberapa penyebab bayi mengorok yang akan hilang seiring bertambah besarnya si bayi, sedangkan ada juga beberapa penyebab yang memerlukan penanganan lebih lanjut oleh Dokter Ahli THT. Untuk memastikan penyebab mengoroknya bayi, diperlukan pemeriksaan langsung oleh Dokter. Jika ditemukan permasalahan sepanjang saluran napas bayi (terutama yang berpotensi menyebabkan masalah dalam waktu dekat), mungkin diperlukan tindakan pembedahan untuk mengoreksi kelainan. Jika tidak, biasanya Dokter akan menganjurkan pengamatan berkala sampai bayi tumbuh besar. Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma