Tanya Dokter

  • Obat jerawat

  •  ayu kartika
    Anggota

    saya wanita umur 25 th . saya jerawatan sejak bangku SMA kelas 1 hingga saat ini jerawat datang silih berganti. Jerawat saya bukan termasuk yang besar melainkan beruntusan kecil - kecil di pipi kanan kiri ,dagu dan dahi. saya sudah memakai produk pasaran dan krim dokter tp beruntusan hinggap dan pergi. sampai akhirnya saya temukan review ttg pantothenic acid 500 mg yang katanya bagus untuk membasmi jerawat ke akar2nya. dengan meminumnya sehari 20 butir selama 2 bln dok . saya cari review di google memang benar.apakah aman itu dok ???

    Hai, Pantothenic acid disebut juga Vitamin B5, umumnya digunakan dalam kombinasi dengan Vitamin B1, B2, B3, B6, B12, dan asam folat, yang tergabung dalam suplemen Vitamin B kompleks. Namun demikian, Vitamin B5 juga tersedia dalam bentuk tunggal tanpa kombinasi dengan zat yang lain. Beberapa literatur mencatat penggunaan Vitamin B5 dalam pengobatan acne/jerawat, namun hal ini masih dalam perdebatan. Hal ini disebabkan oleh karena penggunaannya dalam dosis yang sangat besar yaitu 5-10 gram (10-20 butir sehari). Sebelumnya perlu dipahami terlebih dahulu bagaimana cara kerja Vitamin B5 dalam mengatasi jerawat. Pada dasarnya timbulnya jerawat disebabkan oleh 4 faktor penyebab dasar berikut ini:

    1. Produksi minyak (sebum) yang berlebihan di kulit
    2. Penumpukan sel kulit mati
    3. Tersumbatnya pori-pori kulit
    4. Infeksi oleh bakteri P.acne
    Vitamin B5 berperan penting dalam metabolisme lemak dan minyak dalam tubuh. Dengan menambahkan konsumsi Vitamin B5 maka metabolisme minyak dalam tubuh akan meningkat, sehingga mengurangi jumlah minyak (termasuk produksi minyak/sebum di kulit) sehingga diharapkan akan mengurangi timbulnya jerawat pula. Dengan demikian pengobatan ini akan efektif pada kasus jerawat di mana penyebab utamanya adalah produksi minyak/sebum di kulit yang berlebihan. Namun perlu diingat bahwa ada ketiga faktor penyebab lainnya yang juga berperan penting dalam menyebabkan jerawat. Oleh karena itu pengobatan jerawat umumnya diberikan dalam bentuk kombinasi untuk mengatasi seluruh faktor penyebabnya. Sebelum memutuskan suatu pengobatan sebaiknya Anda kembali berkonsultasi dengan Dokter kulit yang merawat Anda. Dokter akan menganalisis kondisi kulit Anda dan akan menentukan apakah suatu pengobatan sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Pengobatan ini memerlukan pengawasan Dokter mengingat dosisnya yang sangat besar. Efek samping yang dilaporkan akibat penggunaan dosis tinggi adalah diare, perut bergas, kembung, dan lainnya. Berikut laman dengan topik yang berkaitan: Demikian semoga bermanfaat. Salam, dr. Muliani Sukiman