Tanya Dokter

  • Apa biang keringat juga bisa karena keturunan?

  •  Minzy21
    Anggota

    Dok saya mau tanya, untuk gejala biang keringat yang saya alami padahal saya sudah berumur 21 tahun. Ciri biang keringat nya terkadang ketika berkeringat terasa gatal dan ketika di garuk terasa perih dan ketika kulit terasa kering biang keringat nya berwarna kehitaman. sampai saat ini saya baru menggunakan obat biang keringat caladine cair dan bedak salicyl saja. apakah biang keringat ini juga bisa dikarenakan faktor turunan dari orang tua?? karena ayah saya juga sedang mengalami biang keringat yang saya derita juga.

    Mohon untuk jawaban penyebab dan pengobatan nya dari dokter.

    Thanks

    Halo, Biang keringat atau miliaria adalah gangguan pada kelenjar keringat yang sering terjadi pada kondisi dimana terdapat peningkatan suhu dan kelembapan. Miliaria diduga disebabkan oleh penyumbatan pada saluran keringat, yang menyebabkan keringat yang seharusnya keluar ke permukaan kulit, bocor kedalam lapisan epidermis atau dermis. Miliaria dibedakan menjadi 3 bentuk, yaitu miliaria crystallina, miliaria rubra, dan miliaria profunda. Miliaria crystallina Miliaria crystallina biasanya terjadi pada bayi baru lahir berusia kurang dari 2 minggu dan pada orang dewasa yang demam atau baru saja pindah ke daerah dengan iklim tropis. Lesi kulit muncul dalam waktu beberapa hari hingga beberapa minggu setelah paparan udara panas, dan menghilang dalam beberapa jam hingga beberapa hari. Biasanya tidak menimbulkan gejala tertentu. Miliaria rubra Miliaria rubra, biasanya terjadi pada bayi baru lahir berusia 1-3 minggu dan orang dewasa yang hidup pada lingkungan yang panas dan lembap. Lesi dapat muncul setelah beberapa hari terpapar udara panas, namun biasanya muncul setelah beberapa bulan terpapar.Lesi menghilang beberapa hari setelah penderita menghindari kondisi lingkungan yang panas dan lembap. Lesi menyebabkan gatal dan rasa tersengat, yang diperberat dengan munculnya demam, panas, atau aktivitas. Penderita mengeluh lemas dan tidak tahan terhadap udara panas, dan keringat berkurang atau tidak ada pada tempat yang terkena. Miliaria profunda Bentuk ini terjadi pada orang yang biasanya hidup dalam iklim tropis, dan pernah berulang kali mengalami miliaria rubra. Lesi muncul dalam beberapa menit atau beberapa jam setelah berkeringat. Lesi tersebut cepat menghilang, biasanya kurang dari 1 jam setelah penyebab keringat menghilang. Lesi ini biasanya tidak menimbulkan keluhan. Berikut adalah penyebab dari miliaria:

    • Saluran kelenjar keringat yang belum matang
    • Kulit yang tertutup misalnya oleh patch
    • Pakaian yang tertutup dan ketat
    • Perubahan tempat yang berbeda iklim
    • Aktivitas fisik
    • Gangguan hormon
    • Penggunaan obat
    • Bakteri, biasanya disebabkan oleh stafilokokus
    • Radiasi ultraviolet
    Pencegahan miliaria adalah dengan langkah berikut:
    • Mengatur panas dan kelembapan sehingga tidak memicu timbulnya keringat
    • Mengatasi demam
    • Menghindari pakaian yang ketat
    • Membatasi aktivitas
    • Menggunakan pendingin udara
    Tujuan pengobatan miliaria adalah untuk mengurangi gejala dan mencegah suhu tubuh panas yang berlebihan. Obat-obatan yang digunakan adalah obat-obatan topikal atau yang dioleskan pada permukaan kulit.
    • Lanolin digunakan untuk mencegah sumbatan saluran keringat, agar keringat dapat keluar ke permukaan kulit.
    • Lotion calamine, bersifat mendinginkan, digunakan untuk meringankan gejala gatal setelah miliaria muncul.
    Mengusir biang keringat Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. dr. Agatha