Tanya Dokter

  • Biduran akut atau kronis?

  •  Grace Laban
    Anggota

    Malam dokter,,saya ada riwayat penyakit biduran yg mnrt dokter dr bbrp kali sy konsultasi,,kalau bakat alergi sy bawaan dr lahir dikarenakan org tua ada riwayat alergi.

    Sepanjang usia sy(skrg 50thn) hal ini sdh menjadi selingan sehari2 yg kdg hilang,,kdg kambuh sbntr,,kdg kumat bbrp bln bahkan lbh dr setahun,,yg finalnya 5th lalu sy di infus krn sdh menyerang wajah dan kepala.

    Selama ini sy minum obat rujukan dokter,,INCLARIN  yg prnh sy coba CLARITIN krn sptnya inclarin sdh ga mempan. Stlh diinfus,sy diberi obat yg minumnya bertahap teratur sesuai hitungan jam dr dokter RS tsb yg pelan2 sembuh sampai sekian tahun(sp akhir 2014)yg berarti dlm kurun wkt 3-4th tdk kambuh .

    Jika dikatakan penyebabnya krn udara dingin atau perubahan suhu,,,sewaktu sy di Inggris dgn cuaca plg minim 3-5derajat,,TDK sdktpun sy kambuh. Tetapi pd saat kembali awal dec,,dlm minggu pertama mulai keluar sdikit dan trs mengganggu yg makin banyak,,dimana sy minum kembali Inclarin hny unt bernafas tdk gatal slm 1-3 hari. Tp skrg bukannya hilang,,malahan semakin banyak menyerang sp seluruh badan,,yg jika sy paksakan trs minum obat tsb hny bertahan 1 hari dan dpt serangan lg.

    Pertanyaannya ya dok,,,apakah sbnrnya penyebab penyakit biduran sy ini? Apa obat yg aman dan bisa menyembuhkan,mengingat usia sy? Krn diusia skrg sptnya alergi sy semakin menjadi dgn kasus mata gatal memerah trs dlm wkt ckp lama(skrg sdh sembuh) dan jg bbrp kali kena sakit kulit gatal yg kt dokter krn alergi dan sensitif debu dimana dlm debu terdpt virus yg tdk keliatan dibanding tungau yg msh bs keliatan.

    Mohon nasihat dokter yg terbaik,,,terima kasih banyak.

    Hai, Biduran atau dalam bahasa medisnya urtikaria adalah reaksi pada bagian kulit yang tidak terlalu dalam(superfisial) berupa bentol yang dikelilingi bagian kemerahan. Bagian tengah bentol tampak pucat. Biduran dapat dibagi menjadi biduran akut jika terjadi kurang dari 6 minggu dan biduran kronik jika cenderung menetap lebih dari 6 minggu. Salah satu penyebab biduran adalah alergi. Faktor keturunan turut berperan jika penyebabnya adalah alergi. Faktor pemicu alergi (alergen) dapat berupa :

    1. Makanan : susu, kacang, seafood, tomat, kopi, teh, dll
    2. Obat-obatan : obat penurun panas atau penghilang nyeri (seperti paracetamol, antalgin, asam mefenamat,ibuprofen), Antibiotik (amoxicillin, eritromisin, penicillin)
    3. Kontak dengan latex, kulit binatang atau bahan kimia
    4. Gigitan binatang
    Beberapa penyebab lainnya yaitu :
    1. Infeksi : dapat berupa demam, infeksi bakteri atau jamur,
    2. Penyakit tertentu seperti hepatitis, diabetes melitus, tiroid, peradangan pembuluh darah
    3. Sering terpapar sinar matahari, udara dingin, lembab atau panas
    4. Stres
    5. Alkohol
    6. Penekanan yang terlalu lama pada kulit seperti duduk yang terlalu lama
    7. dan lain-lain
    Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi biduran adalah :
    • Jangan menggaruk pada area kulit yang biduran
    • Usahakan area yang biduran tetap dingin dan sering menggunakan lotion penyejuk
    • Gunakan pakaian yang longgar dan ringan
    • Jangan menggunakan sabun yang mengandung bahan kimia yang terlalu keras. Sebaiknya menggunakan sabun yang mengandung banyak pelembab
    • Hindari atau kurangi stress
    • Jika penyebabnya adalah faktor alergi maka pengobatan utama adalah menghindari alergen. Untuk mengetahui alergen dapat dilakukan tes darah atau tes kulit.
    Tetap konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab pasti biduran untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Hal- hal yang perlu diperhatikan juga jika terjadi reaksi yang lebih berat seperti bengkak pada mata atau bibir, sesak napas, denyut jantung yang cepat,pusing, mual atau muntah maka harus segera ke dokter untuk mendapat penanganan yang cepat dan tepat. Salam, dr. Agnes Maureen