Tanya Dokter

  • sering sakit dada sebelah kiri disertai sesak napas

  •  Ibue Nayma
    Anggota
    dok,mau tanya udah 3bln ini suamiq sering sakit dada kiri-sesak napas-leher sprti dcekik. bln sept pernah drwat rs 10hr ditangani dr Sp penyakit dalam diagnosa sesuai keluhan angina tp dcek smua dr darah komplit,tensi stabil 110/80,rontgen paru,ekg(sampai 8x) hasil bagus smua.stlh pulang sempat fit seminggu tp kambuh lg dg keluhan yg sama lalu kontrol ke dr Sp jantung&pembuluh darah karyadi dsuruh rontgen ulang n ekg lg hasil bagus lalu treadmill cm 70% krn waktu itu kaki kram kata dr ny jg gpp. prnah dsuntik levanog yg dperut 6x, obat yg selama ini dikonsumsi lanzoprazole-isdn-aspilet-cpg-spirololactone-bisoprolol... skrg sering kambuh lg tp kemarin tgl 14 kontrol k karyadi ekg lg dinyatakan dokter normal lg tp kok obat yg diberi lanzoprasole-spirolactone-bisoprosol??? menurut dokter suami sy sakit apa n gmn penanganan nya? thx
    Ibue Nayma  Ibue Nayma
    Anggota

    Mohon jawabany y dok,terimakasih 🙏🙏

    Hai, Nyeri dada kiri bisa disebabkan oleh:

    Penyakit jantung sendiri ada banyak; yang sering dikhawatirkan ialah serangan jantung yang dalam bahasa medisnya dikenal sebagai sindrom koroner akut. Sindrom koroner akut merupakan istilah yang dipakai untuk menggambarkan gejala-gejala serangan jantung yang sangat luas, dari derajat sangat ringan sampai berat. Hal ini berkaitan langsung dengan derajat sumbatan pada arteri koroner yang mendarahi jantung -- apabila sumbatannya ringan, maka gambarannya pun tidak khas, sebaliknya jika sumbatannya signifikan, gambarannya pun menjadi khas seperti gambaran rekam jantung yang menunjukkan kelainan. Baca juga artikel tentang penyakit jantung koroner. Namun demikian, penyebab nyeri dada sendiri ada banyak, mulai dari gangguan sekitar iga, gangguan paru, lambung bahkan masalah pikiran. Forum Alodokter.com tidak bisa dipakai untuk menegakkan diagnosis ataupun menyingkirkan kemungkinan suatu penyakit. Jadi, untuk memastikan penyebab keluhan suami Anda, disarankan untuk memeriksakan secara langsung ke Dokter / Ahli Penyakit Dalam (Sp. PD). Mungkin diperlukan pemeriksaan darah, rekam jantung, CT-Scan sampai kateterisasi jantung untuk menunjang diagnosis. Setelah penyebabnya jelas, barulah penanganan yang tepat bisa diberikan. Tips berikut mungkin membantu:
    • Hindari stres dan kelelahan fisik
    • Tidur cukup setiap hari, sekurangnya 7 jam per malam
    • Hindari paparan asap rokok
    • Banyak makan buah dan sayuran
    • Rajin aktivitas fisik seperti jogging, berenang, bersepeda
    Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma