Tanya Dokter

  • Bintik berair dan gatal setelah berhubungan seksual

  •  riseuka
    Anggota

    Dok.. saya 25 th. Saya pernah mengalami gatal di daerah sekitar kemaluan sekitar 3 minggu dan ada bintik bintik berisi air, panas, dan nyeri saat buang air kecil. Dan untuk ke 2x'nya bintik bintik itu hanya sedikit sekali, selama 4 hari, dan terjadi beberapa hari setelah melakukan hub seksual. Jika tidak melakukan hub seksual saya tidak mengalami ini. Pasangan saya tidak pernah sakit herpes. Saat berhub seksual selalu memakai kondom. Dok, apa yang saya alami itu herpes tipe II?

    Setelah aku baca http://www.alodokter.com/komunitas/topic/gatal-gatal-12/ Saya jadi bingung.. apakah saya herpes atau ada penyebab lain. Terimakasih..

    Halo, Bintik berisi air pada kulit dinamakan vesikel. Pada herpes genital, timbul gejala vesikel disertai nyeri. Pada herpes genital, tingkat keparahan dan frekuensi timbulnya penyakit tergantung pada beberapa faktor, yaitu tipe virus, status imunitas atau kekebalan tubuh, dan jenis kelamin. Herpes genital adalah herpes yang disebabkan oleh infeksi virus Herpes Simpleks (HSV). Pada umumnya, infeksi HSV pada daerah sekitar mulut disebkan oleh HSV tipe I, sedangkan infeksi pada daerah sekitar kelamin atau genital disebabkan oleh HSV tipe II. Akan tetapi, belum tentu herpes genital disebabkan oleh HSV tipe II. Infeksi primer HSV pada genital dapat menjadi asimtomatik atau tanpa gejala, sekitar 70-80% orang dengan pemeriksaan laboratorium serum yang positif dengan HSV tidak menunjukkan gejala. HSV ditularkan melalui kontak personal yang sangat dekat, dan infeksi terjadi melalui inokulasi virus pada selaput lendir, seperti tenggorokan, serviks, dan konjungtiva. Kemungkinan besar dari gejala yang Anda kemukakan, mengarah kepada herpes genital. Akan tetapi hal ini belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan langsung. Untuk mengetahui penyebab, dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan. Akan lebih baik lagi jika Anda mengajak pasangan Anda mengunjungi dokter. Karena seringkali pada penyakit menular seksual, dapat terjadi infeksi berulang jika pasangan Anda tidak diobati bersama-sama dengan pengobatan Anda. Semoga membantu dan semoga lekas sembuh, dr. Agatha